Kumparan Logo
Konten Media Partner

Murid SD di Bengkayang Korban Kekerasan Seksual, Kini Dirawat Intensif di RS

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kekerasan seksual. Murid kelas 6 SD di Bengkayang alami kekerasan seksual yang dilakukan oleh 3 orang hingga harus dirawat intensif di rumah sakit. Foto; Dok. Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kekerasan seksual. Murid kelas 6 SD di Bengkayang alami kekerasan seksual yang dilakukan oleh 3 orang hingga harus dirawat intensif di rumah sakit. Foto; Dok. Kumparan

Hi!Pontianak - Murid kelas 6 SD di Bengkayang, Kalimantan Barat menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh 3 orang pelaku. Korban yang masih berusia 13 tahun ini sampai harus dilarikan ke RSUD Drs. Jacobus Luna Bengkayang untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif karena mengalami sakit berat pada bagian alat vitalnya.

Pengungkapan kasus tersebut, berawal dari orang tua korban yang curiga terhadap sakit yang dialami anaknya hingga mengalami pendarahan di alat vitalnya. Akhirnya korban menceritakan semua peristiwa yang dialaminya itu.

“Saya bertanya ke anak saya, ada kah kamu dengan laki laki? Anak saya menjawab iya," ungkap orang tua korban kepada awak media.

Setelah mendengar pengakuan itu, orang tua korban langsung membawanya ke Puskesmas hingga kemudian di rujuk ke RSUD Bengkayang untuk mendapat perawatan medis.

“Mengetahui itu saya langsung nangis kemudian anak saya langsung saya bawa ke rumah sakit untuk berobat. Awalnya dibawa ke Puskesmas tapi anak saya dirujuk ke rumah sakit Drs.Jacobus Luna," ujarnya.

Berdasarkan cerita korban, ia bertemu dengan para pelaku tersebut saat menonton hiburan band pesta perkawinan pada 27 Mei 2024 lalu.

Dari lokasi pertemuan awal itu, kemudian para pelaku membawa korban ke sebuah penginapan di Kabupaten Bengkayang.

Saat peristiwa nahas yang dialaminya tersebut, korban sempat teriak meminta tolong namun mulut, kaki dan tangannya di pasung pelaku. Korban bahkan sempat akan dicekoki dengan minuman alkohol namun ditolaknya.

Setalah mengetahui kejadian itu, pihak keluarga langsung melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami korban ke Polres Bengkayang.

"Kami berharap pelaku yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak saya yang masih di bawah umur segera ditangkap oleh pihak yang berwajib dan mendapat hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku," harap ibu korban.