Kumparan Logo
Konten Media Partner

ODGJ di Sambas Mengamuk, Bacok Ibu dan Tukang Pupuk hingga Tewas

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pembacokan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembacokan. Foto: Pixabay

Hi!Pontianak - Seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Sambas, berinisial Bidin, mengamuk. Ia membacok ibunya hingga tewas. Behadi, seorang tukang pupuk yang mengantarkan pupuk ke rumah itu pun ikut menjadi korban. Ia juga tewas dibacok oleh Bidin.

Dua kakaknya, juga turut menjadi korban. Keduanya mengalami luka cukup parah karena dibacok oleh Bidin.

Peristiwa itu terjadi di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Selasa pagi, 19 Oktober 2021. Belum diketahui penyebab Bidin mengamuk. Namun kini ia telah diamankan di Polsek Paloh, untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Sambas AKBP Laba Meilala, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Sikko menjelaskan, awalnya, Bidin yang berusia 42 tahun ini membacok ibunya, bernama Norlam. Kemudian Behadi yang kebetulan sedang mengantarkan pesanan pupuk ke rumah itu, berusaha menasehati Bidin, agar tidak menyiksa ibunya. Bidin tak terima, dan langsung menyerang Behadi.

Norlam dan Behadi meninggal di lokasi kejadian. Keduanya mengalami luka cukup parah di bagian kepala.

Selang dua jam kemudian, dua saudara Bidin, yakni Mastur dan Durhani, tiba di lokasi kejadian, untuk menenangkannya, dan mengevakuasi korban. Ketika itu Bidin masih memegang parang dan kapak.

Durhani yang berusaha menenangkan Bidin, langsung dibacok oleh adiknya itu. Ia mengalami luka para di bagian punggung. Mastur yang berusaha melindungi Durhani, juga dibacok oleh Bidin. Ia pun mengalami luka parah dibagian pinggangnya.

Setelah menyerang dua saudaranya itu, Bidin lalu kabur ke hutan di belakang rumah korban. Ia kemudian dikejar oleh warga dan personel Polsek Paloh. Ia kemudian ditangkap, dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.