Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pakai Kompor Listrik Bikin Aktivitas Memasak Jadi Lebih Mudah dan Praktis

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antusias para ibu mengikuti lomba dan demo masak menggunakan kompor induksi (gambar diambil sebelum pandemi COVID-19). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Antusias para ibu mengikuti lomba dan demo masak menggunakan kompor induksi (gambar diambil sebelum pandemi COVID-19). Foto: Dok. Istimewa

Pakai Kompor Listrik Bikin Aktivitas Memasak Jadi Lebih Mudah dan Praktis

Hi!Pontianak - Menyiapkan makanan untuk seluruh anggota keluarga merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh para ibu rumah tangga di rumah. Kegiatan ini menjadi sangat merepotkan saat terkendala dengan keberadaan gas yang terkadang dalam waktu tertentu sulit didapatkan.

"Ketergantungan terhadap keberadaan gas membuat aktivitas memasak menjadi terganggu, apalagi ketika gas sulit didapatkan. Untunglah sekarang ada kompor listrik atau kompor induksi, kegiatan masak-memasak di rumah jadi lebih mudah dan praktis," kata Juliana (44), Warga Jalan Sawo, Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (6/10).

Wanita paruh baya yang sehari-harinya berjualan kue ini mengaku, keberadaan kompor induksi di rumahnya sangat membantu. Apalagi, saat banyaknya pesanan kue yang dibuatnya.

Dalam sehari, ia bisa membuat puluhan bahkan ratusan paket kue untuk berbagai kegiatan, yang dipesan secara perorangan maupun instansi.

"Dapat dibayangkan jika saat banyak pesanan kue, sementara gas habis, bisa sangat merepotkan. Dengan kompor induksi ini saya tidak pernah khawatir lagi, tinggal colok listrik saja, aktivitas yang saya lakukan dapat berjalan dengan lancar. Kompor induksi ini juga praktis dan aman, sebab tidak ada apinya. Jadi, kita tidak khawatir terbakar, dan aman saat memasak karena panasnya terpusat ditengah tungku saja," ujar Yuliana.

Kompor Listrik Jadi Solusi

Hal yang sama juga dirasakan oleh Anastasia (38), Warga Jalan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan. Wanita yang membuka usaha katering dan membuat berbagai penganan ini merasa keberadaan kompor induksi juga dapat menekan biaya produksi.

Demo penggunaan kompor listirk atau kompor induksi. (gambar diambil sebelum pandemi COVID-19) Foto: Dok. Istimewa

"Kalau menggunakan kompor gas dalam sebulan minimal saya harus siapkan 5 tabung 12 kilo, dengan total biaya sekitar 700 ribu lebih. Sementara menggunakan kompor induksi biaya dapat saya tekan sekitar 30 persen per bulannya," ungkap Anastasia.

Dikatakannya, menggunakan kompor induksi juga lebih praktis karena suhunya bisa diatur, jika selesai masak, dan wajannya diangkat, maka kompornya secara otomatis akan padam dengan sendirinya.

"Saya rasa kompor induksi ini adalah solusi buat para ibu yang kadang suka galau kalau tiba-tiba gas habis, sementara aktivitas masak sedang berlangsung. Menggunakan kompor induksi, aktifitas memasak jadi lebih menyenangkan," ujar Anastasia.

Sementara itu, Sri Andayani (45), Warga Jalan Karet, Kecamatan Pontianak Barat mengaku, telah menggunakan kompor induksi dalam 1 tahun terakhir.

"Suami dan anak-anak saya hobi makan. Menggunakan kompor induksi pastinya bisa lebih menghemat biaya asal tahu cara menggunakannya. Sebelum mulai memasak, seluruh bahan dan bumbu yang akan dimasak sudah saya siapkan terlebih dahulu, jika sudah siap, baru saya hidupkan kompor induksinya. Jadi, tidak terlalu lama masaknya, karena suhunya bisa kita atur sesuai kebutuhan masakan yang akan kita olah. Jika sudah selesai, tinggal matikan dan cabut kabel listriknya, praktis sekali," tutut Sri Andayani.