Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pasien COVID-19 dari Klaster Perguruan Tinggi di Mempawah Bertambah 5 Orang

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson. Foto: Teri/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson. Foto: Teri/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkapkan, adanya klaster baru COVID-19 di Kalimantan Barat, setelah terjadi penambahan 5 kasus konfirmasi COVID-19 di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Mempawah.

Hingga saat ini jumlah yang terkonfirmasi COVID-19 dari klaster STT berjumlah 8 orang. 1 orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka yang tertular COVID-19 tersebut adalah dosen dan mahasiswa di sana.

“Ada tambahan 7 kasus konfirmasi baru, 5 orang dari Mempawah, dan 2 dari Singkawang. Di Mempawah itu dari klaster salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Mempawah,” jelas Harisson kepada awak media, Selasa (8/9).

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Harisson berharap pihak pengelola sekolah tinggi tersebut berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, untuk melakukan disinfektan dan tindakan pengambilan swab kepada mahasiswa dan dosen.

Sementara untuk sekolah tinggi ini ditutup sementara waktu dulu untuk dilakukan kegiatan tracing dan disinfektan. STT ini sudah menggelar belajar tatap muka, dan sudah ditutup sementara, dan semuanya sudah kita isolasi,” papar Harisson.

Harisson juga menyebutkan, pada hari ini, terdapat 5 kasus konfirmasi COVID-19 yang dinyatakan sembuh. Mereka adalah 3 orang berasal dari Kota Pontianak, 1 orang dari Kabupaten Landak, dan 1 orang dari sambas.

Hingga saat ini kasus konfirmasi COVID-19 di wilayah Kalbar berjumlah 711, sebanyak 619 dinyatakan sembuh, dan 6 orang meninggal dunia.