Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sekadau Dibekali Ilmu Fotografi

Hi!Sekadau - Kemenparekraf bersama Komisi X DPR RI menggelar bimbingan teknis strategi komunikasi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penguatan konten fotografi di Gedung Kateketik Sekadau, Jumat, 5 Agustus 2022. Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta dari sejumlah komunitas dan pelaku UMKM di Kabupaten Sekadau.
Dedi Ahmad Kurnia, Koordinator Strategi Komunikasi dan Kemitraan Deputi Bidang Pemasaran Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf menilai bimbingan teknis tersebut sangat penting. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
"Kita menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir. Kehadiran kita merupakan bentuk kolaborasi. Jadi, Kemenparekraf berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI, dan tentu saja kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah," ujarnya diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Bimbingan teknis tersebut dilaksanakan bukan tanpa alasan. Sebab, setelah dua tahun dilanda pandemi COVID-19, pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia harus bangkit kembali.
"Pak Menteri (Sandiaga Uno) menyatakan bahwa tahun 2022 ini saatnya kita bangkit. Bangkitnya itu tentu saja dimulai dari daerah karena kan potensi kita tersebar di seluruh nusantara. Kita mencoba untuk memulai pergerakan kebangkitan ini di daerah karena kita tahu baik pariwisata maupun ekonomi kreatif, pasar dan pelaku yang berpotensi baik itu, ya orang kita sendiri," jelas Dedi.
"Di pariwisata pun, Pak Menteri mendorong pariwisata domestik dengan program di Indonesia saja. Kemudian dari sisi ekonomi kreatif, Pak Menteri juga mendorong kampanye beli kreatif lokal," timpalnya.
Dedi mengatakan, kedua program tersebut tidak hanya mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bergerak di dalam negeri, tetapi juga dapat meningkatkan konsumsi pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
"Kita harapkan dengan kolaborasi ini dampak yang ditimbulkan semakin luas sehingga program pulih atau bangkitnya pariwisata ekonomi kreatif bisa lebih luas di daerah," harapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot, membeberkan alasan dipilihnya strategi komunikasi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penguatan konten fotografi.
"Jadi mengapa kita memilih penguatan konten fotografi? Foto ini kan bisa bicara banyak hal. Memberikan informasi banyak hal dan orang melihatnya bisa dari sisi, dari sudut yang berbeda," bebernya.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, lewat bimbingan teknis tersebut para peserta diharapkan dapat memahami cara membuat foto yang baik dan menarik. Apalagi, foto juga menjadi salah satu sarana untuk strategi pemasaran, baik itu pariwisata maupun ekonomi kreatif.
"Kalau fotonya bagus dengan sendirinya orang tertarik akan melihat dan banyak informasi yang didapat dari foto itu di-share ke media sosial. Nah, orang akan banyak melihat foto itu. Itulah yang kita tuju, artinya foto itu memberikan informasi tentang kepariwisataan di Kabupaten Sekadau," tuturnya.
