Pemain Tamiya di Kalbar Sambut Baik Wacana Mini 4WD Masuk PON

Konten Media Partner
8 September 2023 17:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Piala yang diperoleh pemain tamiya Kalbar. Foto: Fajar Bahari/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Piala yang diperoleh pemain tamiya Kalbar. Foto: Fajar Bahari/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Pontianak - Perlombaan mobil tamiya mini 4 WD diupayakan akan masuk sebagai salah satu cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Sebagai informasi awal, kini balapan tamiya sendiri telah diakui sebagai cabang olahraga balap dan masuk dalam bagian IMI sejak 2021 lalu.
ADVERTISEMENT
Kabar ini tentu membuat para pemain tamiya di Kalimantan Barat turut gembira. Bagaimana tidak, antusias para pemain di Kalbar terbilang cukup tinggi, terbukti pada beberapa kejuaraan ditingkat nasional yang sudah sering di ikuti oleh beberapa pemain.
Satu di antaranya adalah Firman Nurhaq. Pria asal Pontianak yang juga tergabung dalam team Lojik x Lukha ini mengaku sering mengikuti perlombaan, bahkan juga sering menang. Maka dengan adanya kabar bahwa tamiya akan masuk pada olahraga di PON nanti, dirinya semakin bersemangat.
"Dengan diwacanakannya tamiya jadi salah satu cabor, tentunya itu sesuatu hal yang positif sekali. Permainan ini tidak lagi dipandang hanya sebagai permainan anak-anak. Tentunya jadi semangat lebih buat teman-teman racer tamiya untuk menekuni lebih dalam permainan ini," kata Firman Nurhaq saat dikonfirmasi, Jumat, 8 September 2023.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, hingga kini banyak dari para penggiat permainan tamiya yang belum mendapatkan informasi secara resmi bagaimana seleksinya nanti.
Balapan tamiya. Foto: Instagram @tamiya_mini4wd
"Untuk perlombaan, Alhamdulillah tim saya sudah sering mengikuti perlombaan profesional. Untuk tingkat daerah barusan pada tanggal 2 dan 3 kemarin tim saya mendapatkan juara umum serie regional Pontianak. Dan barusan juga kemarin tanggal 18, 19, 20 Agustus, tim saya juga menjuarai kejuaraan nasional di Bali," ucapnya.
"Alhamdulillah bisa borong bawa 10 piala dan itu saya mewakilkan nama Pontianak. Nah untuk di Pontianak juga kita masih belum tahu, jika memang tamiya masuk dalam PON nanti seleksinya seperti apa," tambahnya.
Senada dengan Firman, penggiat tamiya lainnya, Ridho dan Arbian juga mengaku senang. Jika memang terlaksana nanti pemerintah dapat mewadahi dan memfasilitasi hobi para anak muda ini.
ADVERTISEMENT
"Kalau memang benar akan dipertandingkan di PON, cukup senang sih. Pastinya teman-teman yang sekarang menggeluti dunia balapan mini 4WD menyambut baik hal tersebut, kompetisinya akan semakin seru," kata Arbian.
"Iya betul, baru beberapa hari ini berita itu ramai di sosmed. Beberapa teman saya juga ngetag berita itu ke saya. Sebelum dirangkul sama IMI dan pemerintah pun kita sudah ada kejurnasnya, hampir tiap tahun ada. Ini khususnya ke pemerintah ya, saya harap bisa mewadahi dan memfasilitasi, tidak sekadar membiarkan saja," tukasnya.