Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemilik Bermuda Coffee Pontianak Ajak Pelaku Usaha Perketat Protokol Kesehatan

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karyawan Bermuda Coffe Pontianak mengolah kopi. Foto: Dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Karyawan Bermuda Coffe Pontianak mengolah kopi. Foto: Dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Pemilik coffee shop Bermuda Pontianak, Akil Setiawan mengajak para pelaku usaha untuk menerapkan protokol kesehatan ketat di lingkungan tempat usahanya. Hal ini dilakukan demi menekan terjadinya gelombang kedua di Pontianak.

"Jakarta sudah memperlakukan PSBB total akibat melonjaknya pasien yang terkena COVID-19. Hal ini kemungkinan akan diikuti oleh kota-kota lainnya termasuk Pontianak, jika angka COVID-19 naik, dan sangat berpengaruh pada sektor usaha Food and Baverage (F&B) termasuk coffee shop," jelasnya, Kamis (10/9).

Maka dari itu, kata Akil, sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang F&B pihaknya harus mempersiapkan agar tidak terjadi gelombang kedua, dan sebelum kebijakan pemerintah di terapkan, seperti gelombang pertama yang ada di Pontianak.

"Pada gelombang pertama, banyak usaha coffee shop yang mengalami kerugian, dan tidak mempersiapkan akan adanya bencana ini. Dan mungkin juga usaha F&B ada yang tutup akibat COVID-19," paparnya.

Coffee shop Bermuda Pontianak menerapkan protokol kesehatan. Foto: Dok Hi!Pontianak

Untuk mengantisipasi tidak terulangnya kejadian pada gelombang pertama, Akil mengatakan, sebagai pelaku usaha coffee shop mendukung program pemerintah dengan mengontrol perilaku pelanggan yang datang tetap dengan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan.

"Menyediakan masker dan menyusun tempat duduk sebaik mungkin. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur kita, Bapak Sutarmidji tetap menjaga kondisi agar tetap bisa dikendalikan," ungkapnya.  

Akil juga berharap, kepada pelanggan setia coffee shop untuk ikut serta mendukung program pemerintah, saling bekerja sama untuk menekan angka COVID-19 di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.