Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemkab Mempawah Terima Bantuan Pascabanjir Sebanyak 92 Ton Beras

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Pemkab Mempawah menerima bantuan pangan korban bencana pascabanjir pada Selasa, 25 Februari 2025.

Bantuan yang diterima berdasarkan usulan dari Pemkab Mempawah antara lain bantuan beras cadangan pusat sebanyak 37.591 kg yang disalurkan kepada masyarakat terdampak sejumlah 37.591 jiwa.

Kemudian selain itu, juga ada bantuan beras cadangan pangan dari Provinsi Kalbar sebanyak 55.370 kg dan paket makanan sebanyak 5.537 paket yang akan disalurkan kepada 5.537 KK.

Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, merasa bersyukur karena dalam penanganan banjir ini pemerintah daerah, TNI, Polisi, Kejari, PMI, Ormas dan stakeholder lainnya kompak dan bersinergi.

"Atas nama Pemkab Mempawah saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu tenaga, pikiran dan materiil. Semoga menjadi amal ibadah kita semua,” ucapnya saat turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut di Kantor Kecamatan Mempawah Hilir.

Juli menambahkan, upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat terdampak banjir terus dan masih berlangsung.

"Salah satunya yaitu penyerahan bantuan paket makanan pada hari ini. Saya berharap kepada pihak-pihak terkait untuk segera menyalurkan bantuan yang kita terima baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun donatur yang begitu antusias memperhatikan masyarakat kita di Mempawah tercinta ini,” tambahnya.

“Saya mengapresiasi kegiatan penyaluran bantuan pangan ini, semoga bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Mempawah,” lanjut Juli.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Kepala OPD, Camat Mempawah Hilir, Kades, Lurah dan perwakilan masyarakat yang menerima bantuan secara simbolis.