Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemkab Sekadau Raih Peringkat 3 Paritrana Award Kalbar 2025

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto bersama usai penyerahan penghargaan Paritrana Award 2025. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama usai penyerahan penghargaan Paritrana Award 2025. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Pemerintah Kabupaten Sekadau berhasil meraih peringkat ketiga di ajang Paritrana Award tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2025. Ajang penghargaan bergengsi yang digelar oleh Pemprov Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan ini menempatkan Kabupaten Ketapang sebagai juara pertama, disusul Mempawah di posisi kedua, dan Sekadau di peringkat ketiga.

Penghargaan ini diserahkan oleh Sekda Kalbar, Harisson, kepada Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau, Nopita, mewakili Bupati Sekadau. Acara Penganugerahan Paritrana Award sekaligus Launching Go Live Kanal Bayar Iuran Kerja Sama Bank Kalbar ini digelar, di Hotel Ibis Pontianak, Rabu, 24 September 2025.

Nopita mengatakan, capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sekadau dalam meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja. Bahkan, pertumbuhan tenaga kerja di Bumi Lawang Kuari (julukan Kabupaten Sekadau) kian meningkat.

"Pertumbuhan tenaga kerja tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga kita mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya usai menerima penghargaan.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau, Nopita, diwawancarai usai menerima penghargaan. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontinak

Sebelumnya, Pemkab Sekadau telah meluncurkan sejumlah inovasi, salah satunya melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit untuk perlindungan bagi pekerja rentan. Ke depan, program jaminan sosial ketenagakerjaan juga akan diperluas hingga ke tingkat desa agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

"Melalui program, sosialisasi, dan kerja sama dengan tenaga kerja, masyarakat bisa menerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan yang ada. Tahun ini fokus pada perlindungan pekerja rentan, tahun depan kita akan melanjutkan sosialisasi hingga ke desa-desa," jelas Nopita.

Pemkab Sekadau berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperluas perlindungan tenaga kerja, sehingga seluruh lapisan masyarakat, khususnya pekerja rentan, dapat memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan secara adil dan merata.

"Harapan ke depan program ini menjangkau ke desa-desa, sehingga masyarakat bisa menerima manfaatnya," tukas Nopita.