Penjelasan SMA Al Mumtaz soal Tolak MBG: Berikan ke yang Lebih Butuh
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Kepala SMA Islam Terpadau Al Mumtaz, Zaenuri, meluruskan terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak ada di sekolah tersebut. Dikarenakan pihaknya sepakat untuk mendahulukan sekolah-sekolah lain yang memang harus di prioritaskan.
“Pada prinsipnya kami dari sekolah IT Al Mumtaz mendukung program pemerintah MBG, karena ini program bagus. Yang kita harapkan seperti prioritas mana yang lebih membutuhkan, itu yang dilayani terlebih dahulu,” ujarnya kepada Hi!Pontianak, Kamis, 2 Oktober 2025.
Ia mendorong agar sekolah-sekolah lain yang membutuhkan harus selalu di prioritaskan. Al Mumtaz sendiri akan menerima program tersebut jika sekolah lainnya sudah diberikan secara rata.
“Kami berharap sekolah-sekolah lain yang murid yang membutuhkan itu di dahulukan kalau semua sudah terlayani kami juga siap untuk mensukseskan program layanan tersebut,” tambahnya.
Pada prinsipnya selama ini tidak ada kendala dalam penyediaan makan siang anak-anak yang dikerjasamakan yayasan dengan orang tua.
“Kalau di sini (kantin) yang kita siapkan yaitu menunya dari nasi, lauk utama, lauk pendamping, sayur. Lauk utama dan sayurnya ada beberapa pilihan. Ini merupakan pengalaman saya dulu di waktu kuliah kita bisa ambil nasi sepuasnya, lauk sayur itu seperlunya, kita juga pingin terapkan itu di kantin sekolahan kita. Jadi, porsi anak-anak ni kan beda-beda, ya kemudian sayur lauk juga bisa sesuai pilihan mereka,” pungkasnya.
