Kumparan Logo
Konten Media Partner

Penyebab Cegukan dan Cara Mengatasinya

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cegukan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cegukan Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Sebagian orang pasti pernah mengalami cegukan, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Cegukan dapat mengganggu aktivitas yang sedang kita lakukan seperti makan dan berbicara dengan orang lain. Terlebih lagi saat sedang melakukan presentasi di depan banyak orang.

Cegukan atau singultus terjadi ketika otot yang memisahkan perut dan dada (diafragma) berkontraksi tanpa disengaja. Diafragma memiliki peranan penting dalam sistem pernapasan manusia. Hal ini dikarenakan tubuh bergantung pada kontraksi dan pergerakan diafragma agar proses pernapasan berlangsung normal.

Pernahkah kamu mendengar mitos seputar cegukan? Beberapa orang mengatakan, ketika kita mengalami cegukan tandanya ada yang sedang merindukan kita, akan memiliki anak lagi dan bisa menyebabkan kematian. Untuk mengatasinya, menahan nafas dan dikejutkan.

Ilustrasi cegukan. Foto: Thinkstock

Ternyata itu semua hanyalah mitos. Dalam video yang diunggah oleh Medical Doctor, Ahli Akupuntur Estetika, dr Vivi Mamonto, di akun TikToknya menjelaskan faktanya. Kita mengalami cegukan disebabkan oleh minuman panas, bersoda atau beralkohol, makanan pedas atau makan terlalu cepat, merokok, stres, takut, gembira dan ketika perut kembung.

Untuk mengatasi cegukan, kamu bisa minum air hangat dan madu, berkumur, ambil napas dalam, bernapas dengan kantong kertas, konsumsi jahe segar dan mengisap potongan lemon. Jika cegukan tidak berhenti lebih dari 3 jam, segeralah periksa ke dokter.

Penulis: Siti Annisa Aini