Penyewaan Baju Melayu Ramai Dicari Jelang HUT Kota Pontianak

Hi!Pontianak - Menjelang HUT Kota Pontianak ke-248 yang jatuh pada 23 Oktober, beberapa penyewaan baju Melayu, yaitu baju kurung untuk perempuan dan baju teluk belanga untuk pria yang mulai banyak dipesan. Satu diantaranya toko pakaian Erna Swiss yang berlokasi di Jalan HM Suwignyo, Pontianak, Kalbar.
Edi Wahyu, Pemilik Toko mengatakan, tahun ini tokonya menambah koleksi terbaru sebanyak 1.000 setel pakaian khusus anak. Tahun lalu sebanyak 2.000 setel pakaian habis tersewa hanya dalam waktu 3 minggu sebelum perayaan.
“Setiap tahunnya kita memang selalu stok pakaian tambahan, tahun ini penambahan sekitar 1.000 khusus pakaian anak-anak. Sekarang masih belum terlalu ramai mungkin sudah seminggu jelang HUT Kota Pontianak baru ramai, padat juga,” kata Edi kepada Hi!Pontianak, Selasa (15/10).
Selain menambah koleksi pakaian, Edi menambahkan, untuk baju kurung anak tahun ini ditambah aksesoris teratai atau kalung leher baju yang berbentuk seperti daun teratai. Penambahan tersebut dilakukan untuk menambah daya tarik.
“Selain itu kita juga memperbanyak kain dengan motif corak insang dengan warna-warni agar anak-anak bisa memilihnya sendiri sesuai kesukaan mereka,” ucap Edi.
Harga sewanya berkisar Rp 60 ribu untuk satu setel pakaian baik itu untuk perempuan dan laki-laki. Edi bisa meraih omzet sekitar Rp 70 juta hingga perayaan hari jadi Kota Pontianak.
Para pelanggan pun mengaku terbantu dengan adanya penyewaan baju Melayu. Selain tempat penyewaan baju anak, toko tersebut juga terdapat baju kurung untuk orang dewasa.
“Kalau mau bikin sendiri sayang rasanya. Soalnya badan anak-anak kan pasti cepat tumbuhnya, takutnya tidak bisa dipakai lagi makanya menyewa di sini, banyak warna juga,” ungkap Eva, salah seorang pelanggan.
