Perempuan di Pontianak Kerap Sekap Anak Kucing di Tasnya, Satpol PP Turun Tangan

Konten Media Partner
15 Oktober 2021 12:39
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Perempuan di Pontianak Kerap Sekap Anak Kucing di Tasnya, Satpol PP Turun Tangan (400931)
zoom-in-whitePerbesar
Satpol PP mengevakuasi anak kucing dari tas De. Foto: Dok Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Seorang perempuan berinisial De, diduga kerap melakukan penyekapan terhadap anak kucing liar di Pontianak. Ia akhirnya ditemukan oleh komunitas pecinta kucing Pontianak, Jumat, 15 Oktober 2021.
ADVERTISEMENT
Putri, salah seorang anggota komunitas pecinta kucing Pontianak menjelaskan, pihaknya kerap mendapat laporan dari masyarakat, terkait adanya kucing yang disekap di dalam tas, yang dilakukan oleh De.
Beberapa kali warga dan anggota pecinta kucing melakukan percobaan penyelamatan kucing, namun kerap mendapat serangan fisik dari De. Akhirnya Putri meminta pertolongan Satpol PP untuk melakukan penyelamatan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Perempuan di Pontianak Kerap Sekap Anak Kucing di Tasnya, Satpol PP Turun Tangan (400932)
zoom-in-whitePerbesar
Satpol PP dan pecinta kucing berusaha menyelamatkan anak kucing yang disekap De di tasnya. Foto: Dok Hi!Pontianak
"Tadi pagi kami berhasil menyelamatkan 3 ekor kucing yang dibawa di dalam tasnya. Komunitas pecinta kucing Pontianak dibantu Satpol PP," kata Putri.
Menurut Putri, beberapa warga menyebutkan, De kerap mengambil anak kucing, kemudian membedakinya. Selain kucing, dia juga pernah terlihat memasukkan kelinci ke tasnya. "Bahkan warga pernah melihat dia mencekoki anak kucing itu dengan obat," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
"Kasian anak kucingnya. Bisa dehidrasi atau kelaparan. Induk kucingnya juga bisa sakit, susunya bisa bengkak, karena tidak menyusui anaknya," ungkap Putri.
Perempuan di Pontianak Kerap Sekap Anak Kucing di Tasnya, Satpol PP Turun Tangan (400933)
zoom-in-whitePerbesar
Satpol PP menggeledah tas De, dan menemukan 4 ekor anak kucing. Foto: Dok Hi!Pontianak
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020