Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pertamina Dorong Desa Wisata Tangguh Bencana di Sungai Kupah

HiPontianakverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penandatanganan kerja sama pencanangan desa wisata tangguh bencana Sungai Kupah. Foto: Dok Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan kerja sama pencanangan desa wisata tangguh bencana Sungai Kupah. Foto: Dok Pertamina

Hi!Pontianak - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui DPPU Supadio mencanangkan Desa Wisata dan Tangguh Bencana, di Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa, 21 Juni 2022.

Pihaknya melakukan penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Desa Sungai Kupah, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah dalam rangka penetapan Desa Sungai Kupah sebagai Desa Wisata dan Desa Tangguh Bencana binaan program CSR Pertamina DPPU Supadio tahun 2022.

Salah satunya berfokus Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina tahun 2022 ini adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata. Berdasarkan hasil pemetaan sosial dan koordinasi lintas stakeholder yang dilakukan Pertamina, maka ditetapkanlah Desa Sungai Kupah sebagai lokasi program tersebut dengan nama program DESTANA PATRA yang merupakan singkatan dari Desa Wisata dan Tangguh Bencana Patra Niaga.

Foto bersama Kepala Desa Sungai Kupah dengan perwakilan dari Pertamina. Foto: Dok Pertamina.

Operation Head (OH) DPPU Supadio, Wibisono mengatakan, melalui program ini Pertamina dapat mendorong untuk mengoptimalisasi dan mengembangkan potensi lokal untuk menjadi daya tarik wisata, dan juga mengintegrasikan sebagai desa tangguh bencana.

Ia juga berharap dengan adanya pengembangan desa ini akan memberikan dampak kepada masyarakat, baik dari sisi pembukaan lapangan kerja maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Desa wisata Sungai Kupah adalah desa pesisir dan penghujung hulu sungai Kapuas. Desa ini memiliki beragam potensi wisata, di antaranya ekowisata mangrove yaitu Ekowisata Telok Berdiri, susur sungai dan kampung nelayan.

“Destinasi ini bisa menjadi tempat wisata dan juga dapat menjadi tujuan edukasi bagi masyarakat khususnya para pelajar untuk mengenal langsung ekosistem mangrove dan konservasi alam,” jelas Wibisono, Senin, 27 Juni 2022.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Kupah, Ismail menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi dengan adanya program binaan dari Pertamina. Dirinya berharap melalui kerja sama ini dapat mempercepat pembangunan dan pengembangan Desa Sungai Kupah agar dapat lebih mensejahterakan masyarakatnya.

Penyerahan bantuan mesin pengolah sampah untuk pemuda desa Sungai Kupah. Foto: Dok Pertamina.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pokdarwis Sungai Kupah, Rudi Hartono. Ua mengatakan dukungan dari Pertamina diharapkan bisa membuat pengelola wisata, dan masyarakat untuk jauh lebih bersemangat sehingga dapat terus meningkatkan inovasi dan gebrakan-gebrakan baru, tidak hanya dalam hal pariwisata, namun juga dalam pelestarian alam di Sungai Kupah.

Di sela-sela kunjungan, tim CSR Pertamina juga menyerahkan bantuan berupa alat peleleh plastik untuk menjadi eco-paving blok. Hal ini merupakan wujud kontribusi Pertamina dalam pengelolaan sampah terutama di area wisata untuk dapat terkelola dengan baik dan dapat menjadi produk yang bernilai ekonomis untuk kemandirian masyarakat.

Di lokasi terpisah Area Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Susanto August Satria menyampaikan program ini merupakan salah satu Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina dalam menjalankan aspek ESG yang sejalan dengan program pemerintah yaitu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 11 yaitu Menjadikan Kota dan Pemukiman Inklusif, Aman, Tangguh dan Berkelanjutan.