Kumparan Logo
Konten Media Partner

Polisi Amankan Orang Tua Bayi Perempuan yang Dibuang di Riam Gunam Sekadau

HiPontianakverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memeriksa terduga pembuang bayi perempuan di Riam Gunam Sekadau. Foto: Dok. Polres Sekadau
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memeriksa terduga pembuang bayi perempuan di Riam Gunam Sekadau. Foto: Dok. Polres Sekadau

Hi!Sekadau - Kurang dari 24 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Sekadau berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang membuang bayi perempuan di kebun karet di Riam Gunam, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar. Dua terduga pelaku tersebut merupakan orang tua bayi perempuan itu.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Anuar Syarifudin mengungkapkan, terduga pelaku laki-laki berinisial AP (20) dan berstatus mahasiswa. Ia diamankan petugas Unit Jatanras Polres Sekadau di wilayah Kecamatan Belitang sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu, 25 April 2021.

"Setelah olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kita bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Sehingga, didapat terduga pelaku yang tak lain adalah orang tua kandung si bayi berhasil diamankan," ungkap Anuar.

Sementara, ibu bayi yang juga pacar AP baru berusia 15 tahun. Ia didapati petugas di salah satu rumah di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, pukul 20.00 WIB.

Di kamar ibu bayi itu, petugas mendapatkan barang bukti berupa handuk warna biru, celana pendek motif batik dan celana dalam yang masih terdapat noda darah. Ia langsung dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapat penanganan medis.

Kepada polisi, ibu bayi itu mengungkapkan, bayinya tersebut dilahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain di kamarnya, pada pukul 08.00 WIB, Sabtu, 24 April 2021. Ia mengaku bersedia membuang bayi yang baru dilahirkannya karena tekanan sang pacar.

"Berdasarkan pengakuan AP, ia nekat membuang bayi itu karena malu dan tidak ingin pendidikannya terganggu dengan keberadaan bayi dari hasil hubungan di luar nikah dengan pacarnya," beber Anuar.

kumparan post embed

Sore harinya, keduanya mengendarai sepeda motor hendak memberikan bayi itu ke panti asuhan. Namun, oleh pihak panti ditolak karena tidak ada yang merawat.

"Setelah itu karena takut diketahui orang, keduanya lantas meninggalkan bayi mereka begitu saja di kebun karet dekat air terjun Riam Gunam. Beruntung bayi ini ditemukan dalam kondisi hidup oleh warga," kata Anuar.

Saat ini, bayi perempuan itu masih dalam perawatan di RSUD Sekadau. "Kedua orang tua bayi saat ini masih diperiksa secara intensif," tutur Anuar.