Polres Sekadau Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024

Konten Media Partner
1 Februari 2024 15:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, saat memimpin apel pengecekan kesiapan personel pengamanan TPS pada pemilu 2024. Foto: Dok. Polres Sekadau
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, saat memimpin apel pengecekan kesiapan personel pengamanan TPS pada pemilu 2024. Foto: Dok. Polres Sekadau
ADVERTISEMENT
Hi!Sekadau - Polres Sekadau telah menyiapkan strategi untuk pengamanan pemilu 2024. Ini untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan pemilu berjalan dengan aman, tertib, dan damai.
ADVERTISEMENT
Salah satu kegiatan yang saat ini dilakukan oleh Polres Sekadau yaitu Operasi Mantap Brata. Polres Sekadau akan menurunkan ratusan personel untuk mengamankan pemilu 2024.
"Kemudian strategi prioritas di pengamanan pemilu adalah menjalin kerja sama dengan semua pihak-pihak terkait, mulai dari penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, masyarakat. Semua elemen kita ajak bersama-sama untuk menyukseskan pemilu ini," kata Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, Rabu, 31 Januari 2024.
Selanjutnya, Polres Sekadau juga memanfaatkan Command Center. Command Center ini merupakan pusat kendali, koordinasi, dan komunikasi serta informasi.
"Kita juga memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mendukung kegiatan pemilu, menggunakan sarana komunikasi seperti HT hingga menggunakan media-media yang kita miliki," jelas Kapolres.
"Kemudian ada aplikasi pendukung seperti layanan 110 terkait pelaporan gangguan kamtibmas di wilayah kita," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Kapolres berharap pemilu di Kabupaten Sekadau berjalan aman, tertib, dan damai. "Kalau kita ibaratkan masyarakat menggelar pesta atau gawai, ya pemilu ini adalah salah satu pesta juga. Pesta demokrasi yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," ucapnya.
"Pemilu ini bisa dilaksanakan dengan gembira dan santai. Kalau kita tegang, ngotot, kontraproduktif dari pesta itu sendiri. Di mana pesta dirayakan dengan suka cita, bukan sebaliknya," pungkas Kapolres.