Kumparan Logo
Konten Media Partner

Ria Norsan Ajak Masyarakat di Landak Hidupkan Kembali Peran Gotong Royong

HiPontianakverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Kalbar dan Ketua TP PKK sedang melakukan penanaman pohon didalam kegiatan tersebut. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak.
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kalbar dan Ketua TP PKK sedang melakukan penanaman pohon didalam kegiatan tersebut. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak.

HiPontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. mengajak masyarakat Landak untuk hidupkan kembali peran gotong royong. Ajakan ini diungkapkan orang nomor satu di Kalbar saat menghadiri peringatan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII dan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Provinsi Kalbar 2025.

Gubernur Kalbar dan Ketua TP PKK sedang melakukan penanaman pohon didalam kegiatan tersebut. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak.
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kalbar dan Ketua TP PKK sedang melakukan penanaman pohon didalam kegiatan tersebut. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak.

“Kita pemerintah Provinsi Kalbar untuk BBGRM dengan hari keluarga nah peran dari pemerintah Pemprov yaitu mengajak bagaimana kita seluruh masyarakat Kalbar, khususnya masyarakat Kabupaten Landak untuk mengajak kembali menghidupkan peran gotong royong ini. Peran gotong royong di masyarakat ini terkikis kenapa, ini kan budaya nenek moyang kita yang harus kita melestarikan kembali,” jelas Ria Norsan Kamis, 24 Juli 2025.

Norsan menyebut ini merupakan salah satu cara untuk menjaga tali silaturahmi antara satu dengan yang lainnya.

“Selain itu ada program sembako murah, kemudian pelayanan KB gratis, ada penanaman pohon, dan sebagainya yang kita lakukan saat ini di hari ini,” tambahnya.

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat memberikan bantuan secara simbolis. Foto: Rabiansyah/Hi!Pontianak.

Tujuan utama tetap untuk melestarikan suasana gotong royong yang sudah ada sejak zaman dulu. Di mana ini merupakan tradisi turun temurun yang harus segera dilestarikan.

“Program unggulan nya ya ini menghidupkan kembali suasana gotong-royong yang sudah ada sejak dulu,” pungkasnya.