Kumparan Logo
Konten Media Partner

Ria Ricis Bawakan Sekoper Squishy untuk Korban Siswi SMP di Pontianak

HiPontianakverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ria Ricis, usai saat menjenguk siswi SMP yang menjadi korban tindak kekerasan sejumlah siswi SMA di RS Promedika Pontianak. Foto: Teri Bulat
zoom-in-whitePerbesar
Ria Ricis, usai saat menjenguk siswi SMP yang menjadi korban tindak kekerasan sejumlah siswi SMA di RS Promedika Pontianak. Foto: Teri Bulat

Hi!Pontianak - Ria Yunita, atau yang akrab disapa Ria Ricis, mengunjungi siswi SMP di Pontianak yang menjadi korban kekerasan oleh sejumlah siswi SMA di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (11/4).

Perempuan berjuluk 'Queen of YouTuber' ini menegaskan, sebagai sesama perempuan, ia ingin memberi dukungan penuh kepada korban agar dapat bangkit pasca-mendapat perlakuan bully. Ricis mengaku, ia juga pernah menjadi korban bullying.

Ria Ricis datang ke Rumah Sakit Promedika Pontianak dengan didampingi oleh beberapa timnya. Dalam kesempatan itu, ia terlihat membawa koper berwarna pink yang terisi penuh dengan squishy.

YouTuber satu ini memang terkenal akrab dengan konten squishy-nya. Tujuan Ricis membawa begitu banyak squishy adalah karena ia ingin berbagi kebahagiaan dengan korban.

Tidak sedikit warganet yang meminta Ricis untuk membagikan kisahnya saat menjenguk korban melalui kanal YouTube-nya. Namun, Ricis menolaknya.

"Aku sudah berjanji dengan diri aku sendiri, dan juga sudah kesepakatan tim dan keluarga, aku enggak akan mengekspos dia dan keluarganya," ujar Ricis kepada awak media, Kamis (11/4).

Ria Ricis. Foto: Munady Widjaja

Ricis mengungkapkan, kondisi korban sudah mulai membaik saat ia menjenguknya. Bahkan, dirinya sempat mengajak korban untuk bernyanyi dan tertawa bersama.

"Alhamdulillah aku senang banget, bahkan tadi sama aku ketawa ngakak, sampai tangan aku digenggam sambil bilang 'aku pingin sembuh, aku pingin ke rumah kak Ricis,' dia bilang berulang kali, sampai aku cium keningnya, dia cium aku, dia bener-bener ceria hari ini," ujar Ricis.

Ricis menambahkan, korban yang masih berusia 14 tahun itu memiliki cita-cita menjadi YouTuber.

"Bagi aku ya, dia punya talenta. Bahkan tadi aku sempat tanya cita-citanya apa, pingin jadi YouTuber cover lagu, suaranya bagus banget. Bagi aku, karena tadi sempet nyanyi, bagi aku dia punya potensi. Cita-cita dan masa depannya sangat cerah. Bisa menjadi anak bangsa yang membawa harum nama Indonesia," ujar Ricis, usai keluar dari ruangan perawatan korban.

YouTuber dengan 10 juta subscribers ini juga mengatakan bahwa tindakan bullying adalah sesuatu yang buruk. Menurutnya, untuk menjadi keren dan baik harus saling merangkul dan menolong, bukan dengan tindakan bullying. (hp8)