Sanggar Bougenville Hidupkan Semangat Budaya Generasi Muda di Museum Kalbar
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Pagelaran Seni Bougenville Festival #04 yang digelar di Museum Kalimantan Barat menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) V Kota Pontianak Tahun 2025. Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan, seperti tari tradisional, musik tradisional, Bougenville Band, flashmob, serta senam Jepin khas Kota Pontianak pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
“Penampilan sanggar Bougenville malam ini adalah bagian dari Pekan Kebudayaan Daerah kelima Kota Pontianak tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk membangkitkan, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya sejak usia dini, khususnya di tingkat SD dan SMA,” kata Sri.
Lebih lanjut, Sri menegaskan bahwa budaya tidak hanya sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi dasar pembangunan peradaban masa depan.
“Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi pondasi peradaban masa depan. Saya mengajak masyarakat untuk terus menjaga rasa cinta terhadap seni dan bangga atas prestasi yang diraih,” tambahnya.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Lembaga Seni Bougenville yang dinilai konsisten dalam menjaga eksistensi budaya lokal. Menurutnya, lembaga tersebut telah berperan penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni di kalangan generasi muda.
“Lembaga Seni Bougenville diapresiasi karena telah melestarikan seni daerah, membangkitkan budaya di hati generasi muda, serta menginspirasi melalui program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Dengan tema 'Menghidupkan Nilai Luhur, Membangkitkan Seni Budaya di Hati Generasi Muda', Bougenville Festival menjadi wadah ekspresi kreatif sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Penulis: Fahrurrosi
