Satria Mahathir Akan Layani Nastiar Madhan di Battle Combat
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Konferensi pers jelang duel antara Satria Mahathir dan Nasthiar Madhan benar-benar jadi ajang panas penuh drama dan emosi. Suasana konferensi berubah dari formal jadi perang mental terbuka. Dua petinju ini bukan cuma bertarung soal sabuk, tapi soal harga diri, nyali, dan siapa yang pantas disebut 'Sang Juara' dalam ajang Borneo Combat Champions 2025. Saling sindir, adu argumen, sampai ancaman KO bertebaran di Gaia Mall saat gelaran press conference pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Satria Cogil dan Madhan tampak siap tempur, dan publik kini dibuat penasaran: siapa sebenarnya yang lebih 'jadi petarung'. Bukan hanya di ring, tapi juga di luar arena. Drama dimulai bahkan sebelum konferensi resmi dibuka. Seorang peserta bernama Nasthiar Madhan menantang sosok Satria Mahathir yang disebut “Juara Melawan Ayam” dengan nada tinggi, "Wajar sih lo menang 6 kali karena lo melawan ayam." Dari situ, suasana konferensi pers mulai memanas. Konferensi ini pun berubah jadi adu kepercayaan diri. Setiap kata seperti pukulan, setiap tatapan, bahkan strategi bagaimana bisa saling menjatuhkan lawan di ring, Satria dan Madhan sama-sama menegaskan satu hal: tidak ada lagi ruang untuk alasan atau kabur. Satria Mahathir tampil dengan aura berbeda—lebih tajam, lebih fokus. Ia tidak ingin sekadar menang; ia menuntut mendominasi Nastiar Madhan dalam ajang Borneo Combat Champions kali ini. "Aku enggak ingin menjadi juara kali ini, tapi aku akan mendominasi lo di depan semua penonton," kata Satria Mahathir.
