Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sekolah di Kuala Karang Terancam Hilang Akibat Abrasi

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi SD Kuala Karang mengalami abrasi. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi SD Kuala Karang mengalami abrasi. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Kondisi memprihatinkan tengah melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 Desa Kuala Karang, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Sejak akhir 2023, abrasi pantai terus menggerus wilayah pesisir hingga merusak bangunan sekolah dan rumah-rumah warga di sekitarnya.

Kepala SDN 12 Kuala Karang, Almuzanni, mengungkapkan abrasi yang terjadi kini sudah di ambang krisis. Tanah yang terus tergerus menyebabkan sebagian bangunan sekolah nyaris ambruk. Aktivitas belajar mengajar pun berlangsung dalam ketakutan setiap ombak besar datang.

“Dulu jarak sekolah ke bibir pantai masih sekitar dua kilometer. Sekarang, laut sudah tepat di depan halaman sekolah. Tapi sekarang, air laut sudah mencapai halaman sekolah dan beberapa bangunan sudah tidak layak digunakan,” jelasnya, Kamis 30 Oktober 2025.

Ia bilang, pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas Pendidikan dan instansi terkait, yang langsung meninjau lokasi serta membahas rencana relokasi sekolah. Relokasi dijadwalkan pada tahun 2026. Sambil menunggu, sekolah meliburkan siswa dan beralih ke pembelajaran daring karena kondisi bangunan dinilai berbahaya, terutama saat cuaca ekstrem.

“Keputusan meliburkan siswa merupakan langkah paling aman untuk menghindari risiko keselamatan di tengah kondisi bangunan sekolah yang sudah rusak parah,” tambahnya.

SDN 12 Kuala Karang masih menunggu kejelasan relokasi agar kegiatan belajar dapat berlangsung normal di tempat yang aman. Abrasi di pesisir Teluk Pakedai menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak menyelamatkan fasilitas pendidikan di sana.