Kumparan Logo
Konten Media Partner

Seniman Mengajar Lirik Isu Sosial di Singkawang Melalui Seni

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seniman Mengajar bersama komunitas ex penderita kusta melakukan workshop ecoprint di Gang Liposos, Pakunam, Kelurahan Sejangkung, Singkawang Selatan. Foto: dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Seniman Mengajar bersama komunitas ex penderita kusta melakukan workshop ecoprint di Gang Liposos, Pakunam, Kelurahan Sejangkung, Singkawang Selatan. Foto: dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Seniman Mengajar berkolaborasi dengan Perkumpulan My Singkawang akan menyuguhkan pameran bertajuk “Projek Seni”, dalam rangkaian Singkawang Expo, pada 21-25 Agustus 2019, di Lapangan Kridasana Singkawang.

Pameran "Projek Seni" Seniman Mengajar meliputi kolaborasi bersama komunitas ex penderita kusta di Pakunam, inventarisasi film Singkawang, penguatan organisasi dan komunitas, serta eksplorasi musik bersama musisi muda Singkawang.

Selain itu, pameran “Projek Seni” juga menyuguhkan seni instalasi, serta karya desain logo dan grafis. "Pameran ini merupakan representasi dari ragam metode kerja kreatif para seniman muda yang merespon isu sosial di Singkawang. Para Seniman Mengajar, sejak 25 Juli lalu telah berinteraksi dengan sejumlah komunitas dan bekerja bersama menghasilkan karya seni,” ungkap Frino Bariarcianur, penanggung jawab pameran.

Seniman Mengajar bersama kolektif musisi Singkawang menggelar kegiatan “Studio Jalanan” berupa perekaman bebunyian dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam penciptaan musik bersama. Foto: dok Hi!Pontianak

Menurut Frino, keterlibatan Seniman Mengajar dalam pameran “Projek Seni” ini dapat menjadi pemantik seniman perorangan juga komunitas di Singkawang dalam hal berkarya dan berjejaring. Tentu saja, Seniman Mengajar-pun mendapatkan pengalaman berharga bagaimana komunitas terpinggirkan mampu bertahan hingga sekarang.

"Posisi tawar yang sejajar antara Seniman Mengajar dan komunitas di Singkawang inilah yang membuat kerja-kerja kolaborasi dapat dilakukan," kata Frino kepada Hi!Pontianak, Selasa (20/8).

Sementara itu, Arya Duta, salah satu anggota Seniman Mengajar, mengatakan seni dapat berkaitan dengan isu sosial di masyarakat. “Lewat pameran ini kami berharap seniman di Singkawang bisa melihat proses berkarya kami selama di Singkawang. Bahwa dalam berkarya tidak hanya soal estetika tapi juga soal isu dan upaya pemecahan masalah sosial," ungkap Arya. (hp8)