Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sepadang Hill, Pesona Wisata Baru Andalan Bengkayang

HiPontianakverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puncak Sepadang Hill di Kabupaten Bengkayang. Foto: Dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Puncak Sepadang Hill di Kabupaten Bengkayang. Foto: Dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Desa Cipta Karya, di Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pernah masuk daftar 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada 2021. Desa ini cukup berkembang dan populer, terutama pada destinasi wisatanya.

Salah satu destinasi wisata yang populer di sana adalah Sepadang Hill, sebuah bukit di Desa Cipta Karya, yang menyajikan pemandangan alam, serta fasilitas yang memadai, seperti camping ground, penginapan, dan juga sudah ada paket wisatanya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengatakan, selama perjalanan menuju puncak bukit, mereka menemukan berbagai sumber daya alam yang melimpah, seperti air bajakah, hingga konservasi anggrek hutan, yang dilindungi masyarakat adat Desa Cipta Karya.

“Ada atraksi sape dan pembuatan kuliner panso. Uniknya, panso ini menggunakan daun khusus, menggunakan bahan-bahan alami, seperti perasa makanan, itu dari tumbuh-tumbuhan di lokasi. Ini disebut hutan tembawang, artinya hutan yang kumpul berbagai macam buah-buahan di hutan Sepadang Hill,” jelas Windy, Senin, 17 Juli 2023.

Camping Ground di Sepadang Hill. Foto: Dok Hi!Pontianak

Di sana juga ada kolam pemandian dari air gunung. Para pengunjung juga bisa menyempatkan diri untuk mengkonsumsi air bajakah dari hutan tersebut, untuk menambah energi, untuk naik ke puncak bukit.

“Itu ada air bajakah, kita minum di hutan prepet, itu lengkap sekali. Kita ambil bajakah dari hutan setempat, untuk menambah energi, dan ini langsung dari hutan, untuk para pendaki,” terangnya.

Bukit tersebut setinggi 485 mdpl. Jika tracking kesana, wisatawan dapat memakan waktu kurang lebih satu jam. Namun jika untuk pemula, bisa saja memakan waktu lebih dari satu jam.

“Desa Cipta Karya ini dia memiliki bentang keseluruhan landscape alam, jadi tidak hanya Sepadang Hill, ada prepet hutan konservasi anggrek, juga ada air terjun, di sana itu bagus sekali, dan juga ada lokasi pegunungan yang jadi kawasan cagar alam,” tambahnya.

Selain itu, di kaki bukit sebelumnya juga ada pematang sawah. Wisatawan yang datang ke sana bisa menikmati suasana persawahan serta aktivitas masyarakat dengan kearifan lokalnya saat berladang.

Perjalanan menuju puncak Sepadang Hill. Foto: Dok Hi!Pontianak

“Wisatawan juga bisa melihat bagaimana kearifan lokal masyarakat yang ke ladang, kebun, menggarap sawah menggunakan kerbau-kerbau, sapi, itu jadi salah satu objek wisata yang bisa dilihat setiap harinya,” kata Windy.

Tempat wisata ini sudah dikelola sejak 2018. Di sana juga sudah tersedia homestay, yang dikelola oleh kelompok sadar wisata. Di atas bukit juga ada tempat untuk camping ground yang disediakan oleh warga setempat.

“Di beberapa objek wisata ada camping ground. Di atas dan bawah ada penginapan. Di Sepadang Hill ada guest house, camping ground, lengkap dengan fasilitasnya, faslitas toiletnya lengkap, jadi tendanya sudah tersedia,” imbuhnya.

Ada paket wisata yang ditawarkan, seperti tempat tinggal. Wisatawan dapat memilih paket wisata untuk menginap di area camping ground, atau homestay. Pemandu wisata juga siap untuk memimpin perjalanan kita sampai puncak bukit.

“Di sana sudah lengkap makanan, tempat tinggal. Homestaynya itu pemberdayaan masyarakat sudah bagus, pemandu wisatanya, penyediaan makan minum, penyiapan souvenir seperti anyaman sudah disediakan. Semua sudah masuk dalam paket wisata dengan makanan khas mereka,” ungkapnya.

“Di Sepadang Hill juga ada mata air yang siap diminum, jadi Desa Cipta Karya ini ada buat unit usaha untuk pengemasan air mineral siap minum,” tukasnya.