Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sering Tiba-tiba Sedih hingga Menangis Sendiri? Ini Penyebabnya

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan menangis. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan menangis. Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Apakah kamu pernah tiba-tiba merasa sedih hingga menangis sendiri tanpa tahu penyebabnya? Umumnya, seseorang menangis karena ada perasaan atau momen kesedihan terhadap sesuatu.

Namun, sebagian orang bisa saja merasa sedih hingga menangis sendiri tanpa tau alasan atau penyebabnya.

Seorang Psikologis Klinis, Nago Tejena, memberikan penjelasan dalam unggahan di akun TikTok-nya mengenai hal ini. Menurutnya, merasa sedih hingga menangis sendiri tanpa sebab yang jelas merupakan sebuah fenomena yang dialami oleh banyak orang.

Manusia bukanlah makhluk yang hidup hanya di saat ini saja, pikiran manusia bisa berkelana ke masa lalu atau pun masa depan. Namun, ketika membicarakan fenomena sedih tanpa sebab, Nago Tejena, mengibaratkan hal tersebut seperti asap tanpa adanya api, di mana hal tersebut tidak mungkin terjadi.

"Ketika kita membicarakan sedih tanpa penyebab ini kayak kita ngomongin asap tapi gak ada apinya, di mana ya itu gak mungkin. Yang mungkin terjadi adalah ada akar penyebabnya. Namun, karena ada satu atau dua hal, membuat kamu melupakan akar penyebab masalah tersebut," ujarnya dalam unggahan di akun TikTok-nya.

Ia juga mengatakan, hal tersebut bisa terjadi karena emosional yang terlalu melelahkan, ada masalah lain yang lebih mendesak. Kemudian adanya tuntutan untuk tetap terlihat tegar dan kuat sehingga ketika datang permasalahan, seseorang tidak memunculkan emosi tertentu. Namun, di lain waktu, ketika tidak ada masalah apapun tiba-tiba seseorang bisa merasa sedih hingga menangis.

"Jadi, saat kamu ngerasa sedih tiba-tiba padahal lingkungan di sekitar sedang oke-oke saja, happy-happy saja, bisa jadi kamu sedang mengingat masa lalu. Di mana kamu mungkin kehilangan sesuatu yang berharga atau kamu membayangkan masa depan, di mana mungkin ada beberapa situasi atau ancaman yang kamu takutkan dan bisa mambuat kamu tidak bahagia. Coba ingat-ingat atau renungkan apa yang kira-kira membuatmu sedih," paparnya.