Tragis, Seorang Ayah di Sintang Tewas Usai Menerobos Api demi Selamatkan Anak
·waktu baca 2 menit

Hi! Sintang - Seorang ayah di Desa Pekulai Bersatu, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, tewas terpanggang, saat hendak menyelamatkan anaknya, ketika rumah mereka terbakar, Minggu malam 28 November 2021, sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban bernama Pendiamin (43 tahun) ini, terperangkap api dan tidak bisa melarikan diri, ketika masuk rumah yang terbakar melalui pintu depan. Sementara, dua anaknya berhasil selamat setelah keluar melalui pintu belakang.
Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak, melalui Paur Subbag Humas Iptu Sujiono, mengungkapkan, Pendiamin nekat menerobos rumahnya yang terbakar, karena saat pergi bersama istrinya untuk menjenguk tetangga yang sakit, kedua anaknya sedang tidur.
“Anak korban yang bernama Pasaldi Glen (11 tahun) dan Julida (6 tahun), sedang tidur di kamar, dan korban meletakkan pelita di ruang tengah. Kemudian korban bersama istri pergi menjenguk tetangganya yang sedang sakit. Jaraknya sekitar 50 meter dari rumah korban,” ungkapnya.
Kemudian, kata Sujiono, sekitar jam 21.00 WIB, terdengar suara teriakan warga, bahwa rumahnya kebakaran. Tanpa pikir panjang, korban langsung berlari menuju rumahnya. Saat itu api sedang menyala sangat besar membakar rumah korban.
“Kemudian korban masuk ke rumah melalui pintu depan, dengan tujuan ingin menyelamatkan kedua anaknya yang masih tertidur. Akan tetapi, korban terperangkap api, dan tidak bisa menyelamatkan diri,” jelasnya.
Sujiono menambahkan, meski selamat, salah satu anak korban yakni Julida, mengalami luka bakar. Sementara korban Pendiamin yang meninggal dunia, dibawa oleh perangkat desa dan warga berserta pihak keluarga korban ke gereja setempat.
Penyebab Kebakaran
Mengenai penyebab kebakaran, Sujiono mengatakan, sementara ini diperoleh informasi, bahwa api berasal pelita yang terletak di ruang tengah. Rumah korban sendiri terbuat dari kayu, seluas 6x8 meter, dan api membakar rumah korban sekitar 10 menit.
“Api berhasil dipadamkan oleh warga dengan alat seadanya. Dan warga menemukan korban telah meninggal dunia, hangus terbakar, di depan pintu kamar korban,” bebernya.
