Kumparan Logo
Konten Media Partner

Trending di Twitter, Ini Arti Tagar No Bra Day yang Diperingati 13 Oktober

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
#NoBraDay menjadi trending topic di Twitter. Foto: Tangkapan Layar Twitter
zoom-in-whitePerbesar
#NoBraDay menjadi trending topic di Twitter. Foto: Tangkapan Layar Twitter

Hi!Pontianak - Setiap tanggal 13 Oktober diperingati hari tanpa kutang atau No Bra Day. Tagar #NoBraDay pun menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Peringatan ini bukan gerakan vulgar, tetapi bertujuan untuk mendukung kampanye kesehatan kanker payudara.

Melansir dari berbagai sumber, gerakan ini dimulai di Toronto, Kanada, oleh seorang dokter bedah plastik bernama Dr. Mitchell Brown pada 19 Oktober 2011. Awalnya, dia menggiatkan hari ini sebagai BRA (Breast Reconstruction Awareness–Kesadaran rekonstruksi payudara) Day.

Tujuan BRA Day adalah untuk mengedukasi perempuan tentang pilihan mereka untuk melakukan rekonstruksi payudara setelah menjalani mastektomi (pengangkatan payudara).

Kemudian pada bulan Juli tahun yang sama, seseorang yang menggunakan nama samaran Anastasia Donuts menyusun Hari Tanpa Bra Nasional untuk meningkatkan kesadaran kanker payudara, bersama dengan situs web dalam membantu mempromosikan acara tersebut.

Tiga tahun kemudian, pada 2014 dua hari itu digabungkan dan diundur menjadi 13 Oktober. Bulan ini dipilih karena bertepatan dengan National Breast Cancer Awareness Month di Amerika Serikat atau bulan kesadaran kanker payudara.

Ilustrasi No Bra Day. Foto: Shutterstock

Peringatan No Bra Day ini pun tidak lepas dari kontroversi, ada yang meyakini bahwa peringatan tersebut tidak ada hubungannya bra dengan kanker payudara. Namun, sebagian lainnya menganggap bahwa peringatan No Bra Day sangat efektif untuk menarik perhatian para perempuan agar peduli dengan payudara mereka.

Hingga saat ini masih banyak orang yang salah mengartikan #NoBraDay. Banyak dari mereka yang mengira peringatan ini adalah hari bebas pergi tanpa menggunakan bra.

Padahal sebagaimana yang telah disebutkan, peringatan #NoBraDay mengajak para wanita untuk memeriksa kondisi payudara diri sendiri, serta mendukung dan memberi semangat kepada penderita kanker payudara di seluruh dunia.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengikuti kampanye Hari Tanpa Bra Sedunia ini. Salah satu cara sederhana adalah dengan menuliskan dukungan dan edukasi seputar kanker payudara menggunakan hashtag #nobraday di media sosial.

Kampanye No Bra Day ini dibuat, agar para perempuan lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan payudara secara rutin, baik itu yang dilakukan sendiri yang di Indonesia dikenal sebagai langkah periksa payudara sendiri (SADARI), maupun oleh dokter.