Kumparan Logo
Konten Media Partner

Usai Di-PHK, Pemuda Mempawah Sukses Buka Warkop: Sehari Terjual 1.000 Cangkir

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warkop Goncang Lidah di Mempawah. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Warkop Goncang Lidah di Mempawah. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak

Hi!Mempawah - Dirgantara Dewo seorang pengusaha muda asal Kabupaten Mempawah, Kalbar, itu sukses membuka usaha warung kopi (warkop) dengan konsep kekinian.

Perjuangan korban PHK perusahaan finance itu untuk mengembangkan usahanya tidaklah mudah. Berkat dukungan keluarga dan istrinya hingga resign dari Bank, akhirnya usaha yang telah dirintis oleh kakek dan neneknya itu bisa semakin berkembang hingga saat ini.

Warkop bernama Goncang Lidah atau yang lebih familiar dengan sebutan GL itu kini telah memiliki tiga cabang di Kabupaten Mempawah.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada tiga cabang, yang pertama itu di Jalan GM. Taufik Pasar Mempawah dan yang kedua di Jalan Terusan. Kemudian yang baru kita launching kemaren cabang yang ketiga di Sungai Pinyuh," ungkapnya kepada Hi!Pontianak, Minggu, 19 November 2023.

"Hasil dari usaha warkop di Mempawah cukup menjanjikan, silakan coba saja untuk mengetahui hasilnya. Kalau GL itu seharinya bisa terjual seribu lebih cangkir, baik itu kopi maupun non kopi termasuk dengan yang bincing (drive thru)," lanjut Dewo.

Diketahui, jika Goncang Lidah itu asal mulanya adalah usaha warkop kakek nenek Dewo sekitar tahun 60-an. Sempat berganti menjadi rumah makan kemudian kembali lagi menjadi usaha warkop hingga saat ini.

Dewo sangat bersyukur usahanya bisa terus berkembang hingga sekarang ini. Terlebih secara tidak langsung, usahanya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi anak anak muda di Kabupaten Mempawah.

"Alhamdulillah bisa sampai di titik ini. Terlebih saya bisa merangkul sekitar 50 lebih kawan-kawan yang bisa bekerja di sini," katanya.

"Untuk saat ini saya masih fokus dengan tiga cabang yang sekarang. Tapi tidak menutup kemungkinan kita akan ekspansi keluar kota seperti Pontianak, Singkawang hingga Sintang," pungkas Dewo.