Kumparan Logo
Konten Media Partner

Viral: Curhat Pengendara Motor di Pontianak Kena Api Rokok dari Pengendara Lain

HiPontianakverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang warga Pontianak menunjukkan kakinya yang terkena api rokok dari pengendara motor lain. Foto: Dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Seorang warga Pontianak menunjukkan kakinya yang terkena api rokok dari pengendara motor lain. Foto: Dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Viral di media sosial, video seorang pengendara sepeda motor yang terkena api rokok dari pengendara lain, yang merokok sambil mengendarai sepeda motor. Video tersebut diunggah pada Senin, 2 Agustus 2021.

Pemilik akun Instagram @kakmey_temet ini mengeluh kepada pengendara sepeda motor yang membuang puntung rokok sembarangan di jalan raya. Akibatnya, kakinya mengalami luka bakar.

Bahkan ia hampir terjatuh dari sepeda motornya, akibat kejadian itu, karena tak fokus setelah api rokok tersebut mengenai kakinya.

Buang rokok sembarangan sampai jatuh sandal aku. Bang, jangan ngerokok (di) tengah jalan agik ye bang. Saket kena api rokok. Sandal aku hilang sebelah. Tuh bukti bekas rokok dia. Kalau merokok di tengah jalan hati-hati kena orang. Sadar diri, jalan bukan punya bapak kau,” ucapnya dalam video tersebut.

Akun tersebut juga meminta kepada pihak berwajib untuk dapat memberikan sanksi atau hukuman kepada masyarakat yang merokok sembarangan atau di jalan raya seperti ini.

Pengendara sepeda motor di Pontianak mengalami luka bakar karena terkena api rokok dari pengendara lain. Foto: Dok Hi!Pontianak

Tolong kepada pihak berwajib, dikasi hukuman bagi orang-orang yang membuang rokok sembarangan seperti manusia ini (pengendara yang merokok di jalan). Pagi ini saya hampir tabrakan karena ulah bapak ini membuang rokok sembarangan dan mendarat tepat di kaki saya,” katanya.

Walaupun motor saya oleng dan kaget karena diklakson kendaraan belakang, saya bersyukur tidak terjadi apa-apa dengan saya. Tapi saya harus menanggung malu dan kepanasan, karena dari bundaran Ahmad Yani sampai ke Jalan Karimata, saya menggunakan sandal hanya sebelah kaki. Kepada bapak yg terhormat, bersyukur saya puasa, kalau ndak bapak akan saya buat lebih malu dari itu,” imbuhnya.