Kumparan Logo
Konten Media Partner

Viral Perempuan Alami Kejang Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes Kalbar

HiPontianakverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perempuan di Kalbar yang mengalami histeris dan kejang. Foto: Dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Perempuan di Kalbar yang mengalami histeris dan kejang. Foto: Dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Viral sebuah video di media sosial, tentang seorang wanita yang mengalami kejang dan badannya terasa kaku. Dalam video tersebut disebutkan, bahwa perempuan tersebut mengalami kejang, 5 hari setelah mengikuti vaksinasi COVID-19, di daerah, Jungkat, Kabupaten Mempawah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan, bahwa wanita tersebut merupakan karyawan swasta, yang mengikuti vaksinasi di Polsek Jungkat, pada Kamis, 17 Juni 2021.

Setelah 5 hari timbul perubahan perilaku histeris. Sudah ditangani, dirujuk ke Rumah Sakit Rubini Mempawah. Sekarang sudah pulang, dengan kondisi baik,” jelas Harisson, Kamis, 24 Juni 2021.

Harisson mengatakan, melihat kejadian tersebut ia menduga adanya kemungkinan wanita tersebut terkena psikosomatis (penyakit yang berhubungan dengan pikiran).

“Hasil laboratorium untuk elektrolit baik. Dari hasil ronsen torak baik, dokter spesialis paru menyarankan untuk pemeriksaan swab PCR, namun keluarga pasien menolak dan minta pulang atas permintaan sendiri,” ungkapnya.

Kondisi pasien ketika pulang sudah dalam kondisi baik karena sudah bisa duduk, bicara, dan tidak ada lagi keluhan kaku atau gejala seperti kejang lainnya.