Kumparan Logo
Konten Media Partner

Viral Tempat Penghilang Stres yang Hancurkan Barang, Bisakah untuk Self Healing?

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi stres. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stres. Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Viral di media sosial sebuah tempat penghilang stres di Jakarta. Tempat tersebut memungkinkan pengunjung untuk menghancurkan benda apa pun sebagai alat untuk healing atau menghilangkan stres. Video itu diunggah pemilik akun TikTok @chariscaaa.

Tapi apakah bisa tindakan menghancurkan barang menjadi self healing?

Menurut Psikolog di Pontianak, Patricia Elvira, self healing dapat diartikan sebagai proses penyembuhan diri dari luka batin atau persoalan mental yang diakibatkan oleh berbagai hal atau masalah. Luka batin itu sendiri bisa muncul dalam bentuk perasaan sedih mendalam, merasa gagal, cemas yang mengarah pada kondisi depresi.

"Self healing itu ada banyak macam, salah satunya mengeluarkan emosi negatif yang ada dalam diri untuk melakukan sesuatu yang dapat dilakukan. Misalnya seperti yang ada di postingan tersebut, dengan melempar barang dan menghancurkannya," kata Elvira kepada Hi!Pontianak, Rabu, 24 November 2021.

Kendati demikian, secara pribadi Elvira menyatakan, self healing dengan cara menghancurkan barang tidaklah dapat menyelesaikan suatu masalah, namun hanya dapat mereda amarah.

embed from external kumparan

Selain itu jika terus berlanjut dalam jangka panjang dikhawatirkan akan menjadi suatu kebiasaan dengan melepas emosi lewat membanting barang. Sebab, mengembangkan kebiasaan baru. Ini juga bisa membuat kebiasaan itu menjadi lebih kuat hingga akhirnya menjadi respon otomatis.

"Namun dari pandangan saya pribadi, self healing dengan cara tadi tidaklah menyelesaikan masalah, namun hanya meredakan amarah yang muncul. Bahkan jika hal tersebut dibiasakan akan menimbulkan persoalan lain, seperti cara menangani masalah dengan hal negatif, melempar barang, membanting dan menghancurkannya," jelasnya.

Elvira mengatakan, self healing terbaik adalah dengan cara cara yang setidaknya tidak merugikan diri sendiri. Misalnya relaksasi atau traveling.

"Self healing terbaik adalah menggunakan waktu untuk me time, berfokus ke diri sendiri, menenangkan diri dengan relaksasi, refreshing ataupun traveling," pungkasnya.