Wabup Sintang: Tidak Boleh Ada Masalah Penyaluran Pupuk Subsidi ke Petani
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memastikan seluruh kelompok tani yang terdaftar dapat menerima pupuk subsidi tanpa kendala.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan tanam cabe oleh Kelompok Tani Sumber Pedas di Desa Perembang, Kecamatan Sungai Tebelian, pada Senin, 13 Oktober 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Ronny menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti apabila masih ada petani atau kelompok tani yang mengalami kesulitan dalam memperoleh pupuk subsidi.
“Kalau ada keluhan soal pupuk subsidi, kami betul-betul konsen. Tidak boleh ada masyarakat atau kelompok tani di Kabupaten Sintang yang mengalami masalah untuk mendapatkan pupuk subsidi,” tegas Ronny.
Ronny menjelaskan, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia terkait data kelompok tani penerima pupuk bersubsidi. Ia juga telah meminta agar camat dan pihak terkait mendata ulang kelompok tani aktif dan layak menerima bantuan pupuk tersebut.
“Beberapa waktu lalu, seluruh kelompok tani yang terdaftar di Pupuk Indonesia sudah kami minta datanya. Kami berharap kelompok tani aktif dan layak ini bisa benar-benar mendapatkan haknya. Kalau ada kendala, bisa langsung hubungi saya, Pak Martin (Kadistanbun, atau Pak Syafarman (Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura). Kami pastikan tidak boleh ada masalah soal pupuk,” ujarnya.
“Kalau ada petani cabai atau jagung yang kesulitan dapat pupuk subsidi, segera lapor. Kami akan cari tahu di mana masalahnya. Karena tidak boleh ada kelompok tani yang sudah terdaftar tapi tidak dapat jatah pupuk,” tambahnya.
Wakil Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti setiap laporan terkait penyaluran pupuk subsidi yang tidak tepat sasaran atau mengalami hambatan di tingkat kelompok tani.
“Kalau ada kelompok tani yang sudah terdaftar tapi tidak menerima, itu akan kami permasalahkan. Tapi beda cerita kalau tahun lalu sudah daftar, tapi tahun ini tidak aktif atau tidak mau ambil. Itu perlu diverifikasi ulang,” jelasnya.
