Optimalisasi Sertifikasi Halal: Menuju Kampus Ramah Muslim

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Hisbun Nashor tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya makanan halal, kebutuhan akan sertifikasi halal semakin terasa, terutama di lingkungan kampus. Kampus sebagai pusat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, memiliki peran penting dalam mendorong penerapan standar halal yang optimal.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَ رْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ اِنَّهٗ لَـكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
yaaa ayyuhan-naasu kuluu mimmaa fil-ardhi halaalang thoyyibaw wa laa tattabi'uu khuthuwaatisy-syaithoon, innahuu lakum 'aduwwum mubiin
"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 168).
Artikel ini akan membahas program pengabdian masyarakat melalui KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang bertujuan untuk mengoptimalkan sertifikasi halal di kampus, dengan menggabungkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Service Learning (SL)
Latar Belakang
Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal, yaitu:
Meningkatnya Kesadaran akan Pentingnya Makanan Halal: Semakin banyak mahasiswa yang peduli dengan kehalalan makanan yang mereka konsumsi.
Peran Kampus dalam Membangun Lingkungan Ramah Muslim: Kampus memiliki tanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi mahasiswa muslim, termasuk dalam hal akses terhadap makanan halal.
Kebutuhan Optimalisasi Sertifikasi Halal: Proses sertifikasi halal di kampus masih belum optimal, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkannya.
Pendekatan PAR dan SL
Program pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Service Learning (SL) untuk mencapai tujuan yang efektif dan berkelanjutan.
PAR: Pendekatan ini melibatkan mahasiswa dalam proses penelitian dan pengambilan keputusan, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan mengevaluasi hasil.
SL: Pendekatan ini menekankan pada pembelajaran melalui pengalaman, di mana mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam kegiatan pengabdian, sekaligus mengembangkan kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab.
Pelaksanaan Kegiatan KKN
Program pengabdian ini akan dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, yaitu:
Piket Mingguan Rutin: Mahasiswa akan bertugas di kantor P3JPH UIN Jakarta untuk membantu jalannya pekerjaan sekaligus mempererat hubungan antar anggota kelompok KKN.
Mengumpulkan Data Pelaku Usaha yang Belum Bersertifikasi Halal: Mahasiswa akan mengumpulkan data pelaku usaha UMKM di sekitar wilayah kampus UIN Jakarta yang belum bersertifikasi halal, untuk dihubungi dan diberikan edukasi dalam proses sertifikasi demi meningkatkan kepercayaan konsumen.
Webinar Halal: Mahasiswa akan menyelenggarakan webinar pada tanggal 20 Agustus dan 7 September 2024, bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya melakukan pendaftaran sertifikasi halal pada UMKM, Peran LPH (Lembaga Pelatihan Halal) dan Laboratorium Pengujian Halal dalam Sertifikasi Halal di Indonesia, dengan tujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan wajib halal 2024, dalam upaya menuju Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Webinar ini ditujukan kepada pelaku usaha yang belum mendaftarkan sertifikasi halal bagi usahanya.
Roadshow Sosialisasi dan Penyuluhan serta Konsultasi Halal (kolaborasi dengan KKN Reguler): Mahasiswa akan melakukan roadshow pada tanggal 19 Agustus 2024, untuk memberikan sosialisasi, penyuluhan dan konsultasi secara langsung (praktek) lapangan yang tertuju kepada masyarakat atau pelaku usaha mengenai sertifikasi halal bagi UMKM, serta memberikan konsultasi dan membantu para pelaku usaha mengenai sertifikasi halal, yang diadakan di daerah Cisauk, Tangerang, berkolaborasi dengan KKN Reguler yang bertugas di daerah tersebut.
Pelatihan Auditor Halal: Mahasiswa akan menyelenggarakan pelatihan pada tanggal 9-13 Agustus 2024, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memverifikasi kehalalan produk sesuai standar yang ditetapkan oleh lembaga terkait, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali pemahaman mengenai bagaimana suatu produk dapat dikatakan halal.
Pelatihan Penyelia Halal untuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS): Mahasiswa akan memberikan pelatihan pada tanggal 29-31 Agustus 2024, kepada penyelia halal di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang bertema “Pelatihan Penyelia Halal dan Sistem Jaminan Produk Halal dalam Industri Pemotongan Hewan Ruminansia dan Unggas” yang bertujuan untuk memberikan pelatihan guna memastikan bahwa proses pemotongan hewan dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan standar kesehatan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan kehalalan produk pangan. Pelatihan ini ditujukan kepada karyawan/staf yang bekerja di RPH/RPU Jabodetabek.
Workshop Literasi Halal kolaborasi dengan Pusat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (P2EKS) yang di sponsori oleh Bank Syariah Indonesia (BSI): Mahasiswa akan menyelenggarakan Workshop Literasi Halal pada tanggal 22-23 Agustus 2024, yang bertema “Penguatan Literasi Halal dan Literasi Keungan Syariah UMK dalam Rangka Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional”. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep halal serta praktik keuangan syariah yang berkelanjutan, ditujukan kepada khusus UMK Jabodetabek dan Banten, yang diprioritaskan kepada UMK yang sudah memiliki Sertifikasi Halal.
UIN Jakarta Halal Fair 2024: Mahasiswa akan menyelenggarakan UIN Jakarta Halal Fair 2024 di akhir masa KKN yaitu 19-20 September 2024. Acara ini meliputi seminar, workshop, talkshow, perlombaan, serta bazaar produk halal dari UMKM yang telah bersertifikasi halal, yang bertujuan untuk mempromosikan produk halal lokal, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kehalalan, dan mendukung para pelaku usaha dalam memperluas jaringan serta pemasaran produk mereka.
Manfaat Program Pengabdian
Program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, yaitu:
Kampus: Meningkatkan standar halal di kampus, menciptakan lingkungan yang lebih ramah Muslim, dan meningkatkan reputasi kampus.
Mahasiswa: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tentang sertifikasi halal, mengembangkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, serta mendapatkan pengalaman praktis dalam kegiatan pengabdian.
Masyarakat: Meningkatkan akses terhadap informasi dan edukasi tentang sertifikasi halal, serta mendorong pertumbuhan UMKM di bidang makanan dan minuman halal.
Kesimpulan
Program pengabdian ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan sertifikasi halal di kampus dengan menggabungkan pendekatan PAR dan SL. Dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dan menyelenggarakan berbagai kegiatan, program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih ramah Muslim, aman, dan nyaman bagi seluruh civitas akademika
