Konten dari Pengguna

Seberapa Penting Copywriting dalam Pemasaran Produk?

Hizkia Raphael Rinaldi Karambut

Hizkia Raphael Rinaldi Karambut

Urban and Regional Planning Student at Pradita University // Future Planner

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hizkia Raphael Rinaldi Karambut tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengetik di Laptop
zoom-in-whitePerbesar

Memang tak bisa dipungkiri, kini kita tengah berada di era digitalisasi. Penggunaan teknologi termasuk internet sangat masif digunakan pada era ini. Tak terkecuali dalam bidang pemasaran produk atau jasa.

Masifnya penggunaan internet telah membuka peluang baru dengan mendorong digunakannya teknik copywriting dalam bidang pemasaran. Mungkin bagi sebagian orang masih terdengar asing dengan istilah copywriting. Namun, sebenarnya hal ini telah memegang peran yang sangat penting dalam bidang pemasaran.

Copywriting merupakan salah satu teknik dalam bidang pemasaran yang menitikberatkan pada keterampilan menulis pada suatu media promosi. Umumnya teknik copywriting ini dapat kita temukan dalam media promosi baik secara daring maupun luring.

Kriteria Copywriting

Membuat sebuah kalimat yang sifatnya menarik audiens untuk melakukan sesuatu bukanlah suatu pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Copywriter atau seseorang yang menulis sebuah copywriting haruslah memiliki tingkat kreativitas dan intelegensi yang tinggi. Permainan diksi menjadi hal yang lumrah untuk kita temukan pada sebuah kalimat yang menggunakan teknik copywriting.

Pemilihan diksi yang menarik serta secara langsung tertuju kepada audiens merupakan kriteria terbaik untuk sebuah penggunaan teknik copywriting yang baik. Sebagai pedoman, terdapat 2 teknik untuk menulis sebuah copywriting yang baik yaitu dengan menggunakan teknik 4Cs (Clear, Concise, Compelling, and Credible) atau AIDA (Attention, Interest, Desire, and Action)

Menonjolkan karakteristik produk

Tokopedia Marketing Solutions. Foto: Dok. Tokopedia

Di zaman sekarang ini, integrasi antara dunia bisnis dengan digital marketing semakin sering dilakukan. Kita dapat dengan mudah menemukan implementasi penggunaan teknik copywriting dalam media sosial seperti Instagram. Tiap produk yang dipromosikan pada media apa pun, tentu memiliki karakteristik atau ciri khas yang menjadi jati diri produk tersebut.

Copywriting membantu para pebisnis untuk menonjolkan karakteristik produknya. Penggunaan tagline atau slogan tertentu adalah hal yang umum digunakan dalam teknik copywriting ini. Dengan begitu, produk yang dipromosikan akan menjadi mudah diingat oleh audiens, karena tagline atau slogan tersebut tertanam dalam pikiran audiens. Kembali lagi, permainan diksi memegang kendali utama untuk mempersuasi audiens.

Mengoptimalkan interaksi dengan audiens

Penggunaan teknik copywriting akan menghasilkan suatu konten atau media promosi yang kreatif, unik, dan informatif. Konten atau media promosi inilah yang akan menjembatani optimalisasi interaksi dengan audiens. Interaksi yang signifikan dengan audiens akan membangun loyalitas dan kepercayaan dari audiens terhadap bisnis yang dipromosikan. Namun, perlu digarisbawahi untuk membuat suatu konten yang kreatif, unik, dan informatif diperlukan perencanaan dan pemetaan audiens yang jelas.

Secara keseluruhan, teknik copywriting tidaklah mudah untuk diimplementasikan karena membutuhkan kreativitas dan intelegensi yang tinggi untuk membuatnya. Namun, teknik ini memegang kendali utama atas kelancaran dalam bidang pemasaran produk. Pesan yang diutarakan dalam sebuah kalimat mampu mempengaruhi audiens untuk lebih mengenal produk yang dipromosikan dan melakukan tindakan baik itu pembelian atau promosi tingkat lanjut kepada sesamanya.