Konten dari Pengguna

1 kWh Berapa Rupiah Token? Cek Harga Terbarunya di Sini

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 1 kWh berapa rupiah token? Foto: PLN
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 1 kWh berapa rupiah token? Foto: PLN

Informasi 1 kWh berapa Rupiah token penting diketahui. Dengan begitu, masyarakat dapat menentukan berapa uang yang harus dikeluarkan untuk membeli token listrik setiap bulannya.

Adapun harga token listrik PLN berbeda-beda untuk tiap jenis batas daya yang digunakan. Di bawah ini dibagikan daftar 1 kWh berapa Rupiah token yang perlu diketahui.

Daftar isi

1 kWh Berapa Rupiah Token?

Ilustrasi 1 kWh berapa rupiah token? Foto: Unsplash/taner ardalı

Mengutip dari laman pln.co.id, token atau pulsa listrik adalah angka yang berisi 20 digit untuk dimasukkan ke meter prabayar saat isi ulang.

Saat membeli pulsa listrik, pelanggan harus membayar sesuai nominal yang diinginkan, misalnya, Rp20.000, Rp100.000, atau Rp1.000.000.

Setiap pengisian token listrik prabayar akan dikonversikan dalam kilowatt hour (kWh) sesuai tarif yang berlaku. Jadi, pada alat kWh meter yang ditampilkan bukan dalam Rupiah, melainkan kWh.

Lalu, 1 kWh berapa Rupiah token? Dirangkum dari laman pln.co.id, berikut harga 1 kWh meter untuk tiap tipe batas daya yang digunakan pelanggan PLN.

  • RI 900 VA (RTM): Rp1.352 per kWh.

  • RI 1.300 VA: Rp1.444 per kWh.

  • RI 2.200 VA: Rp1.444 per kWh.

  • R2 3.500-5.500 VA: Rp1.444 per kWh.

  • R3 6.600 VA ke atas: Rp1.444 per kWh.

  • B2 6.600-200 KVA: Rp1.444 per kWh.

  • B3 di atas 200 KVA: Rp1.035 per kWh.

  • I3 TM di atas 200 KVA – 30.000 KVA: Rp. Rp1.035 per kWh.

  • I4 TT 30 MVA ke atas: Rp996 per kWh.

  • P1 6.600 VA -200 KVA: Rp1.444 per kWh.

  • P2 di atas 200 KVA: Rp1.035 per kWh.

  • P3/TR: Rp1.444 per kWh.

  • L/TR/TM Rp1.644 per kWh.

Harga token listrik tak hanya dari tarif listrik di atas, tetapi ada komponen lain, yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarnya berbeda-beda untuk tiap daerah. Umumnya, tarif PPJ adalah antara 3 sampai 10 persen.

Ada pula biaya admin bank tiap transaksi apabila pelanggan membeli token via ATM. Sedangkan untuk transaksi pembelian token di atas Rp5 juta, ada tambahan meterai Rp10.000.

Cara Menghitung Berapa kWh yang Diperoleh saat Membeli Token Listrik

Ilustrasi 1 kWh berapa rupiah token? Foto: PLN

Bagi pelanggan yang ingin tahu berapa kisaran kWh token listrik yang diperoleh usai membeli, berikut contoh kasusnya yang dikutip dari pln.co.id. Namun, harga token listrik di bawah belum termasuk admin bank.

Diketahui seorang pelanggan membeli token listrik Rp50.000 di Jakarta yang PPJ-nya 3 persen. Sementara itu, batas daya token listrik yang digunakan pelanggan tersebut adalah 1.300 VA. Maka, berapa kWh yang diperoleh?

Harga token: Rp50.000.

PPJ Jakarta 3 persen: Rp1.500.

Tarif token 1.300 VA: Rp1.444 per kWh.

Perhitungannya adalah sebagai berikut:

Jumlah token yang diperoleh = (Token yang dibeli - PPJ)/Tarif token

(Rp50.000 - Rp1.500)/Rp1.444 = 33,58 kWh.

Jadi, pelanggan tersebut akan memperoleh token listrik sebanyak 33,58 kWh.

(NSF)

Frequently Asked Question Section

Apa itu token listrik?

chevron-down

Token atau pulsa listrik adalah angka yang berisi 20 digit untuk dimasukkan ke meter prabayar saat isi ulang.

Nominal apa yang ditampilkan di alat kWh meter?

chevron-down

Pada alat kWh meter informasi yang ditampilkan bukan dalam Rupiah melainkan kWh.

Apakah ada biaya lain yang dibebankan ke pelanggan saat membeli token listrik?

chevron-down

Harga token listrik tak hanya berupa tarif listrik, tetapi ada komponen lain, yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarnya berbeda-beda bagi tiap daerah. Ada pula biaya admin bank tiap transaksi bila pelanggan membeli token via ATM.