3 Cara Mengatasi Printer Tidak Bisa Mencetak

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masalah printer tidak bisa mencetak bisa terjadi sewaktu-waktu. Masalah ini tentu akan menyusahkan kamu jika sedang terburu-buru.
Bagaimana cara mengatasi printer tidak bisa mencetak? Pada artikel kali ini How to Tekno akan membahasnya secara tuntas.
Cara Mengatasi Printer Tidak Bisa Mencetak
Ada beberapa penyebab mengapa printer tidak bisa mencetak, di antaranya: printer sedang offline, ada masalah pada print equeue, atau ada masalah dengan driver printer. Untuk mengatasi masalah tersebut, ikuti cara berikut:
1. Periksa Apakah Printer Offline
Perangkat printer biasanya terhubung ke CPU komputer menggunakan USB Port. Gagalnya proses printing barangkali disebabkan oleh masalah pada USB port atau kabel USB. Dengan adanya error pada port atau kabel USB, printer bisa masuk ke mode Printer Offline.
Langkah yang bisa diambil apabila ini terjadi adalah dengan membatalkan check (uncheck) opsi Use Printer Offline pada jendela printer.
Jika cara tersebut masih belum berhasil, berarti ada masalah pada sistem komunikasi antara printer dan komputer. Ada beberapa masalah yang menyebabkan Printer Offline di antaranya adalah:
Masalah pada Port USB.
Masalah pada kabel USB.
Masalah pada virtual USB Port.
2. Periksa Masalah pada Print Queue
Penyebab lain mengapa printer tidak bisa mencetak adalah karena ada masalah pada print equeue. Ketika melihat jendela print equeue, akan tampak antrean dokumen yang hendak dicetak, tetapi tidak direspons oleh printer. Untuk mengatasinya, kamu bisa lakukan salah satu dari dua cara berikut:
1. Menghapus Dokumen Secara Manual
Cara yang pertama adalah mencoba menghapus secara manual antrean dokumen pada jendela print queue tersebut. Untuk memunculkan jendela print queue adalah dengan cara double klik ikon printer di taskbar komputer, atau bisa juga dilakukan melalui opsi pencarian, lalu cari menu Printer and Faxes.
Setelah jendela print queue muncul, akan muncul beberapa kolom. Untuk menghapus dokumen dari daftar antrean cukup klik kanan dokumen tersebut dan pilih cancel.
2. Menghapus File di Folder C:WINDOWS\system32\spool\PRINTERS
Apabila cara pertama tidak berhasil, kamu juga bisa menghapus dokumen di print queue melalui folder spool. Folder ini bisa kamu temukan di WindowsSystem32.
Untuk melakukan hal ini, tentu account yang kamu gunakan harus memiliki previllage sebagai Administrator. Berikut cara menghapus file-file tersebut:
Klik Start, lalu klik Control Panel.
Pilih Administrative tools dan klik Service.
Berikutnya, cari opsi service Print Spooler, kemudian klik kanan dan pilih Stop.
Setelah itu, buka folder C:\Windows\System32\spool\PRINTERS.
Hapus semua file yang ada di folder PRINTERS tersebut.
Lalu, kembali ke jendela Windows Services dan klik kanan pada Print Spooler.
Pilih opsi Start. Setelah file-file di folder C:\Windows\System32\spool\PRINTERS dihapus dan service Print Spooler aktif, kamu bisa mulai mencetak dokumen lagi.
Baca juga: Cara Membatalkan Print di Epson dan Menghapus Antrean Cetak
3. Close atau Disconnect Session
Khusus printer yang digunakan untuk bersama-sama (sharing), sering terjadi masalah saat user mengirim dokumen ke printer. Biasanya ketika kita melihat jendela Printer and Faxes, status printer akan menunjukkan keterangan Unable to Connect. Untuk mengatasinya, ikuti langkah berikut:
Buka jendela Computer Management.
Klik kanan ikon My Computer, kemudian klik Manage.
Expand System Tools, lalu expand Shared Folder.
Setelah itu, klik Sessions.
Di jendela sebelah kanan akan terlihat daftar user yang terhubung ke komputer.
Cara termudah untuk mengatasi masalah adalah dengan blocking seluruh user, lalu pilih opsi Close Session atau Disconnect All Session.
Setelah itu, coba kembali user yang sebelumnya gagal untuk melihat status printer pada jendela Printer and Faxes. Apabila status berubah Ready, artinya printer sharing tersebut bisa digunakan untuk mencetak lagi.
(SLT)
