Konten dari Pengguna

4 Kapasitas Micro SD untuk CCTV, Mana yang Ideal?

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kamera CCTV dengan micro SD. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kamera CCTV dengan micro SD. Foto: Freepik

Closed Circuit Television Camera atau kamera CCTV merupakan alat untuk membantu mengawasi suatu lingkungan atau ruangan. Berkat alat ini, pengguna dapat menangkap dan merekam kejadian-kejadian yang tidak selalu mendapat perhatian.

Dalam sistem kamera CCTV terdapat micro SD yang berfungsi sebagai media penyimpanan fail atau hasil rekaman. Namun, berapa kapasitas yang ideal untuk digunakan? Simak jawabannya dalam pembahasan berikut.

Kapasitas Micro SD untuk CCTV

Ilustrasi pemanfaatkan micro SD untuk penyimpanan CCTV. Foto: Freepik

Micro SD berfungsi untuk menyimpan data, termasuk untuk data rekaman CCTV. Kapasitas micro SD untuk CCTV bergantung pada durasi perekaman dan kualitas video yang diinginkan. Berdasarkan data dari Onassis Hardware, untuk perekaman selama tujuh hari menggunakan satu kamera, diperlukan memori minimal 128 GB, tergantung resolusinya.

Dikutip dari laman Kingston, kualitas rekaman yang lancar dan jelas menjadi tujuan utama dalam penggunaan kamera keamanan. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar perekaman, tetapi juga untuk memastikan manfaat optimal dari rekaman tersebut. Maka, memilih kapasitas penyimpanan yang sesuai adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dari CCTV.

Terdapat beberapa jenis kapasitas micro SD berdasarkan kebutuhannya. Menurut informasi dari Western Digital, berikut jenis kapasitas Micro SD untuk CCTV.

1. Kapasitas 6 GB (Resolusi Rendah/Motion-Only)

Ilustrasi kamera CCTV dengan micro SD. Foto: Freepik

Untuk resolusi rendah dan rekaman dengan frame rate rendah, micro SD berkapasitas 6 GB merupakan pilihan standar. Ruang penyimpanan ini dapat digunakan selama satu minggu, meski dengan keterbatasan seperti bitrate hanya 80 kbps.

Micro SD 6 SD idealnya digunakan untuk merekam aktivitas dengan tingkat gerakan standar, dan lebih efektif bila digabungkan dengan DVR atau NVR.

2. Kapasitas 60 GB (Resolusi SD/Frame Rate Standar)

Kapasitas 60 GB bisa digunakan oleh pengguna untuk mendapatkan rekaman kualitas SD selama 1 hingga 2 minggu secara terus-menerus. Jika digunakan untuk perekaman motion-only atau rekaman berbasis gerakan, durasinya bisa lebih panjang.

Pilihan micro SD ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan penyimpanan hemat biaya dengan kualitas yang cukup baik.

Baca Juga: 9 Tips Membeli Kamera Bekas untuk Fotografer Pemula

3. Kapasitas 600 GB (Moderate Duration/Durasi Lebih Lama)

Dengan kamera berteknologi H.264, kapasitas 600 GB cukup untuk streaming video 1080p dengan bitrate 2 Mbps selama satu bulan. Jika merekam jenis video motion-only, penyimpanan ini bisa bertahan hingga beberapa bulan.

4. Kapasitas 6 TB (MJPEG Megapixel/Duration Panjang)

Kamera dengan format MJPEG Megapixel membutuhkan kapasitas yang jauh lebih besar. Untuk kamera resolusi SD, 6 TB bisa bertahan hingga dua tahun.

Namun, untuk kamera MJPEG Megapixel, kapasitas ini hanya cukup untuk satu bulan. Solusi terbaik untuk kebutuhan ini adalah menggunakan klaster penyimpanan skala besar yang dirancang khusus untuk fail video. Selain mengandalkan micro SD, pengguna juga bisa memanfaatkan penyimpanan jenis cloud agar data lebih aman.

Itulah empat opsi kapasitas micro SD untuk CCTV yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Penting diingat, bahwa memilih kapasitas micro SD untuk CCTV harus disesuaikan dengan kebutuhan resolusi, durasi perekaman, dan anggaran.

(SLT)