5 Cara Membersihkan RAM Laptop yang Penuh dengan Praktis

How to tekno
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laptop yang berjalan lambat atau lemot saat digunakan sering kali disebabkan oleh Random Access Memory (RAM) yang penuh. RAM berperan penting dalam menyimpan data sementara dari aplikasi yang sedang berjalan.
Saat kapasitas RAM terpenuhi, laptop akan kesulitan menjalankan aplikasi atau program secara optimal. Akibatnya, kinerja laptop terganggu sehingga dapat memengaruhi kenyamanan dan produktivitas setiap pengguna.
Oleh karena itu, penting untuk secara rutin memantau penggunaan RAM dan membersihkannya jika diperlukan. Bagi yang ingin tahu cara efektif membersihkan RAM pada laptop, berikut panduan lengkapnya.
Cara Membersihkan RAM Laptop
Dikutip dari laman Panda Security, RAM merupakan memori yang memungkinkan perangkat menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan sehingga sistem bisa mengerjakan beberapa tugas sekaligus.
Setiap laptop dilengkapi kapasitas RAM yang berbeda. Semakin besar kapasitasnya, semakin banyak aplikasi yang dapat dijalankan atau diproses tanpa mengurangi kinerja perangkat.
Namun, jika kapasitas RAM penuh, kinerja laptop akan terganggu dan aplikasi yang dijalankan akan terasa lebih lambat. Untuk mengatasi masalah ini, membersihkan RAM bisa menjadi solusi yang efektif.
Disadur dari laman Norton dan sumber lainnya, berikut beberapa cara membersihkan RAM laptop yang penuh dengan mudah dan praktis:
1. Hapus Program yang Tak Digunakan
Tak jarang laptop dipenuhi dengan program yang sudah tidak lagi digunakan, termasuk aplikasi bawaan yang jarang dipakai. Untuk mengurangi beban pada memori, menghapus aplikasi yang tidak penting bisa menjadi solusi efektif.
Tindakan ini dapat membantu mengosongkan ruang RAM dan meningkatkan kinerja sistem. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut;
Klik “Start" dan buka Settings.
Pilih menu “Apps”.
Pilih “Apps & Features”, lalu klik “Uninstall” pada program yang ingin dihapus.
2. Matikan Aplikasi Latar Belakang
Banyak aplikasi yang berjalan secara otomatis di latar belakang, baik bawaan sistem maupun hasil unduhan. Aplikasi semacam ini sering kali menghabiskan RAM, baterai, dan bandwidth tanpa disadari.
Jika tidak dikendalikan, kinerja laptop bisa menurun secara signifikan. Oleh karena itu, mematikan aplikasi yang tak diperlukan dapat membantu mengoptimalkan performa laptop. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkahnya berikut:
Buka pengaturan di laptop.
Pilih menu "Apps".
Klik "Apps & Features".
Cari aplikasi yang ingin dinonaktifkan, lalu klik ikon tiga titik di sebelah kanan.
Pilih "Advanced options".
Pada bagian "Izinkan aplikasi ini berjalan di latar belakang", ubah pilihannya menjadi "Never".
3. Hapus Temporary Files
Temporary files adalah fail yang digunakan oleh berbagai program untuk menyimpan data sementara, memindahkan berkas, mengelola pengaturan, dan keperluan lainnya. Seiring berjalannya waktu, fail-fail ini bisa menumpuk dan mulai menghabiskan ruang penyimpanan pada memori.
Berikut cara untuk menghapus temporary files:
Tekan tombol “Windows + R” untuk membuka jendela Run.
Ketik “%temp%” lalu klik OK.
Setelah folder terbuka, tekan “Ctrl + A” untuk memilih semua fail.
Tekan tombol “Delete” pada keyboard untuk menghapus seluruh fail sementara tersebut.
4. Hapus Page Halaman Sebelum Restart
Page file atau fail halaman membantu mencegah laptop melambat meski RAM terbatas. Karena ini disimpan di hard drive, fail tersebut tak otomatis terhapus saat restart laptop seperti halnya RAM.
Proses ini perlu dilakukan secara manual. Berikut langkah-langkah untuk menghapus fail halaman sebelum memulai ulang laptop:
Klik “Start” dan ketik "Registry Editor" di kolom pencarian.
Klik “Yes” saat diminta, kemudian pilih izinkan Registry Editor untuk melakukan perubahan pada perangkat.
Di sisi kiri jendela, gulir layar ke bawah dan klik “HKEY_LOCAL_MACHINE”.
Pilih “SYSTEM”.
Klik “CurrentControlSet” dan pilih “Control”.
Pilih “Session Manager” dan klik “Memory Management”.
Pilih “ClearPageFileAtShutdown”.
Di kotak Value Data, masukkan angka “1” dan klik OK.
5. Kurangi Efek Visual
Tampilan visual seperti animasi dan efek transisi memang membuat antarmuka terlihat menarik, tetapi bisa menguras RAM. Jika ingin memaksimalkan kinerja laptop, menonaktifkan efek visual bisa menjadi pilihan yang tepat. Ikuti langkah-langkahnya berikut:
Buka “File Explorer” melalui taskbar atau menu “Start”.
Arahkan kursor ke “This PC”, lalu klik kanan dan pilih “Properties”.
Masuk ke menu “Advanced System Settings”, lalu buka tab “Advanced”.
Di bagian Performance, tekan tombol “Settings”.
Pilih opsi “Adjust for best performance” untuk menonaktifkan semua efek, atau sesuaikan efek visual yang ingin dipertahankan.
Baca Juga: 3 Cara Membersihkan Mouse agar Tetap Awet Digunakan
(RK)
