Konten dari Pengguna

5 Cara Mengatasi Laptop Lemot Setelah Update Windows

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laptop lemot setelah update. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laptop lemot setelah update. Foto: Unsplash.com

Update Windows penting untuk memperbaiki bug, meningkatkan keamanan sistem, dan menambahkan fitur baru. Namun, tak sedikit laptop yang menjadi lemot setelah pengguna melakukan update.

Laptop lemot bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pemutakhiran (update) yang gagal hingga masalah kompatibilitas perangkat lunak. Namun, ada sejumlah solusi yang bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus membawa laptop ke pusat servis.

Jika performa perangkat menurun setelah pembaruan sistem, berikut beberapa penyebabnya yang umum dan cara mengatasi laptop lemot setelah update.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Setelah Update

Ilustrasi laptop lemot setelah update. Foto: Pexels.com

Performa laptop akan memengaruhi aktivitas harian pengguna. Karena itu, laptop yang lemot berpotensi menghambat pekerjaan yang sedang dilakukan.

Laptop lemot setelah update umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti update gagal, ruang penyimpanan penuh, serangan malware, driver tak kompatibel, perangkat keras usang, dan software belum diperbarui.

Pengguna masih bisa melakukan beberapa solusi praktis jika masalah ini terjadi. Berikut beberapa cara mengatasi laptop lemot setelah update yang dikutip dari laman Fortect:

1. Pindai Malware Secara Menyeluruh

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa apakah laptop terinfeksi virus. Gunakan antivirus tepercaya untuk melakukan full scan dan bersihkan jika ada malware yang terdeteksi.

2. Instal Ulang Pembaruan Windows

Jika laptop mulai lemot setelah update, pastikan bahwa pemutakhiran tersebut benar-benar selesai. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Restart laptop terlebih dahulu.

  • Buka menu 'Start'.

  • Buka 'Settings'.

  • Pilih opsi 'Update & Security'.

  • Klik 'Check for Updates;.

  • Jika ada update yang tertunda, selesaikan prosesnya.

  • Izinkan sistem untuk memulai ulang atau restart jika diminta.

3. Perbarui Driver Perangkat

Driver yang tak kompatibel bisa menghambat performa sistem. Sebaiknya, perbarui driver sebelum melakukan update Windows. Adapun cara mengeceknya, yakni:

  • Buka 'Device Manager' dari kolom pencarian Windows.

  • Cek apakah ada tanda seru kuning di daftar perangkat.

  • Klik kanan pada perangkat tersebut.

  • Setelah itu, pilih 'Update Driver'.

  • Kemudian, instal driver terbaru dari situs resmi tepercaya.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Laptop untuk Kerja yang Awet dan Terjangkau

4. Mutakhirkan Software yang Digunakan

Aplikasi yang belum diperbarui mungkin tak cocok dengan versi Windows terbaru. Cek pembaruan aplikasi melalui pengaturan masing-masing atau kunjungi situs resminya untuk mengunduh versi terbaru.

5. Jalankan Windows Update Troubleshooter

Fitur solusi bawaan Windows bisa membantu mengidentifikasi error dari sistem update. Cara menggunakannya, yakni:

  • Buka 'Settings'.

  • Pilih menu 'Update & Security'.

  • Klik opsi 'Troubleshoot'.

  • Klik 'Additional troubleshooters', lalu pilih 'Windows Update'.

  • Jalankan dan ikuti petunjuk yang muncul di layar.

(SLT)