Konten dari Pengguna

5 Cara Mengatasi SSD NVMe Tidak Terbaca di BIOS

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi SSD NVMe. Foto: Dong Knows Tech
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi SSD NVMe. Foto: Dong Knows Tech

SSD NVMe merupakan memori penyimpanan yang bisa diandalkan untuk kebutuhan multitasking. Menurut buku yang ditulis Wijayanti, dkk (2023) berjudul Arsitektur dan Organisasi Komputer, NVMe adalah protokol komunikasi yang dirancang khusus untuk SSD dan dapat meningkatkan kecepatan akses laptop.

Sementara itu, dikutip dari buku Pengantar Teknologi Informasi oleh Rachmadi (2020), SSD NVMe adalah penyimpanan berteknologi NAND Flash dari SSD yang menggunakan port PCI Express. Ini digunakan sebagai pengganti SSD biasa dengan performa yang lebih cepat.

Sebagai memori yang tanggap dan responsif, SSD NVMe bisa digunakan untuk gaming, programming, dan lainnya. Namun, SSD NVMe juga bisa tidak terbaca oleh laptop. Di artikel ini, How to Tekno akan menjelaskan langkah solutifnya.

Cara Mengatasi SSD NVME Tidak Terbaca di BIOS

Ilustrasi SSD NVMe. Foto: Freepik

Mengatasi SSD NVMe yang tidak terbaca di BIOS dapat dilakukan dengan beberapa cara. Berikut langkah-langkah yang bisa dicoba untuk memperbaiki masalah ini.

1. Perbaiki Hardware

Langkah pertama untuk mengatasi SSD yang tidak terbaca di BIOS adalah memeriksa apakah ada kerusakan pada hardware. Pastikan kabel SSD terpasang dengan benar dan koneksi terhubung ke perangkat.

Bila SSD masih tak terbaca setelah memeriksa koneksi, kemungkinan ada kerusakan pada hardware. Maka dari itu, coba gunakan Command Prompt SMART untuk memantau parameter SSD pribadi. Berikut cara memeriksa SSD melalui Command Prompt SMART:

  1. Tekan Windows+S secara bersamaan.

  2. Ketik “command prompt”.

  3. Klik kanan pada hasil pencarian Command Prompt dan pilih “Run as administrator”.

  4. Ketik “wmic diskdrive get status” dan tekan Enter untuk memeriksa status SSD.

  5. Untuk memeriksa lebih lanjut, ketik: “CHKDSK [volume [[path] filename]] [/F] [/V] [/R] [/X] [/C] [: size]]” dan tekan Enter.

  6. Buka Windows Explorer dengan menekan Windows + E.

  7. Klik kanan pada SSD dan pilih Properties > Tools > Check.

  8. Setelah selesai, restart PC atau laptop.

2. Update Driver SSD

Salah satu penyebab SSD tidak terbaca di BIOS bisa jadi karena driver yang belum diperbarui. Berikut langkah-langkah untuk memperbarui driver SSD.

  1. Buka menu “Windows” atau “Start” dan ketik “device manager” pada kolom pencarian, lalu tekan Enter.

  2. Di halaman Device Manager, periksa apakah hard drive sudah diperbarui.

  3. Jika belum, klik kanan pada menu hard drive dan pilih “Update driver”.

  4. Pilih “Search automatically for updated driver software” untuk memperbarui driver secara otomatis.

Jika cara ini tidak berhasil, coba copot pemasangan driver dengan cara klik kanan pada menu hard drive dan pilih “Uninstall”. Setelah itu, mulai ulang atau restart perangkat.

3. Perbaiki Management Disk

Jika SSD masih tidak terdeteksi di BIOS, lakukan inisialisasi pada diska jika diperlukan. Berikut cara untuk menginisialisasi diska melalui Disk Management.

  1. Ketik “disk management” pada kolom pencarian Windows dan pilih “Run as administrator”.

  2. Klik kanan pada SSD yang tidak terdeteksi dan pilih “Initialize Disk”.

  3. Pilih SSD yang ingin diinisialisasi dari daftar dan klik “OK”.

  4. Setelah proses inisialisasi selesai, kembali ke menu Disk Management.

  5. Klik kanan pada volume SSD dan pilih “New Simple Volume”.

  6. Ikuti petunjuk di layar untuk menetapkan volume SSD.

  7. Setelah selesai, restart perangkat.

4. Periksa Kondisi BIOS

Cara selanjutnya adalah dengan memeriksa kondisi BIOS. Pastikan BIOS pada perangkat sudah mendeteksi SSD. Untuk memeriksanya, ikuti panduan berikut.

  1. Tekan tombol fungsi (F1-12) saat komputer booting untuk masuk ke menu BIOS.

  2. Cari menu ‘Boot’ dan periksa apakah SSD terdaftar. Jika belum, mungkin ada masalah pada hardware atau konfigurasi pengontrol SATA di menu BIOS.

  3. Selanjutnya, masuk ke menu storage options-serial ATA-SATA Configuration dan pilih IDE Compatibility Mode.

  4. Simpan perubahan dan mulai ulang perangkat.

Baca Juga: 5 SSD NVMe Terbaik 2024, Ini Rekomendasinya

5. Periksa Kondisi Fisik SSD

Langkah terakhir adalah memeriksa kondisi fisik SSD. Sebab, kerusakan fisik pada SSD juga bisa menjadi penyebab SSD tidak terbaca.

Kerusakan ini bisa terjadi pada chip NAND atau PCB. Jika menemukan kerusakan fisik, sebaiknya bawa SSD tersebut ke ahlinya untuk diperbaiki.

(SLT)