Konten dari Pengguna

5 Power Station Portable Terbaik untuk Cadangan Listrik

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi power station portable terbaik. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi power station portable terbaik. Foto: Unsplash.

Power station portable adalah perangkat penyimpan daya listrik yang dapat diisi ulang dan digunakan untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik. Alat ini sangat dibutuhkan saat terjadi pemadaman listrik, kegiatan outdoor, maupun kebutuhan darurat lainnya.

Saat ini, tersedia berbagai pilihan power station portable dengan kapasitas, daya output, dan fitur yang beragam sesuai kebutuhan penggunanya. Jika mencari pilihan power station portable terbaik, simak rekomendasinya berikut ini!

Rekomendasi Power Station Portable Terbaik

Ilustrasi power station portable terbaik. Foto: Unsplash.

Berikut rekomendasi power station portable terbaik untuk berbagai kebutuhan listrik cadangan.

1. BLUETTI Elite 30 V2 Power Station

BLUETTI Elite 30 V2 adalah power station portable berkapasitas 288Wh dengan output 600W dan bisa mencapai 1.500W untuk beban resistif sementara.

Bobotnya hanya 4,3 kg sehingga mudah dibawa untuk kemah, road trip, atau cadangan daya rumah. Selain itu, BLUETTI Elite 30 V2 dilengkapi 8 port output, termasuk diantaranya USB-C PD 3.1 hingga 140W.

Harga: Rp 4.659.000

2. EcoFlow DELTA 2 BLACK (E980)

EcoFlow DELTA 2 BLACK (E980) memiliki kapasitas 980Wh dengan output 500W, serta dapat diisi penuh dari 0-100% hanya dalam 2 jam.

Baterainya menggunakan LFP dengan lebih dari 3000 siklus dan tahan pemakaian lebih dari 8 tahun, bisa diisi ulang lewat listrik PLN, panel surya, atau charger mobil. Bobotnya hanya 12 kg sehingga portabel untuk kegiatan outdoor maupun cadangan daya darurat di rumah.

Harga: Rp 8.398.000

3. Krisbow Power Station XPPS600

Krisbow Xpps600 berkapasitas baterai 268,8 Wh dan output maksimal 600 watt, serta dilengkapi port USB-C 100W, USB-A, dan AC output.

Baterainya menggunakan LifePO4 dengan lebih dari 3000 siklus, bisa diisi penuh dalam 1,8 jam, serta tersedia fitur UPS dan Smart BMS Management System. Cocok digunakan untuk cadangan listrik darurat maupun kegiatan outdoor.

Harga: Rp 3.299.000

4. Schneider OffGrid Portable Power Station PPS330-GR

Schneider OffGrid PPS330-GR memiliki kapasitas 332Wh dengan bobot ringan hanya 3,3 kg sehingga mudah dibawa untuk berbagai kebutuhan.

Power station ini juga dilengkapi 2 output AC sinewave 300W, USB-C PD 60W, wireless charging, serta lampu LED dengan mode SOS. Pengisian dayanya pun fleksibel karena mendukung empat metode, yaitu melalui listrik rumah, mobil, USB-C, dan panel surya.

Harga: Rp 5.659.000

5. Power Station 800W JETE PS800

JETE PS800 dilengkapi baterai berkapasitas 512Wh dengan daya keluaran hingga 800W serta 8 port output, termasuk USB-C PD 100W, sehingga dapat menyuplai daya untuk kulkas mini maupun berbagai kebutuhan outdoor.

Kemudian untuk ketahanan jangka panjang, power station ini menggunakan baterai LiFePO4 yang memiliki usia pakai lebih dari 3.500 siklus. Selain itu, JETE PS800 mendukung pengisian melalui listrik, mobil, dan panel surya hingga 200W.

Harga: Rp 6.253.000

(FHK)

Baca juga: 7 Rekomendasi Milk Frother Elektrik Terbaik untuk Kopi ala Kafe di Rumah