6 Cara Menghemat Baterai Smartwatch, Ini Tipsnya!

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jam tangan pintar atau smartwatch tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga sebagai perangkat multifungsi untuk memantau aktivitas dan kesehatan pengguna. Beragam fitur canggih yang ditawarkan membuatnya semakin praktis.
Namun, berbagai fitur tersebut justru membuat baterai smartwatch cepat terkuras. Kabar baiknya, ada berbagai langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya tahan baterai smartwatch.
Artikel ini akan membagikan cara menghemat baterai smartwach. Simak berikut!
Cara Menghemat Baterai Smartwatch
Smartwatch bekerja menggunakan baterai yang dapat diisi ulang. Pada umumnya, baterai perangkat ini mampu bertahan hingga sekitar satu minggu, tergantung kapasitas baterai dan intensitas penggunaan.
Meski begitu, pengguna tetap bisa membuat baterai smartwatch bertahan lebih lama. Berikut cara menghemat baterai smartwatch, dirangkum dari situs support.google.com:
1. Nonaktifkan Fitur Always-On
Beberapa smartwatch dilengkapi fitur Always-On Display yang membuat layar tetap menyala untuk menampilkan waktu. Meski praktis, fitur ini cukup banyak menguras baterai. Untuk menghemat daya, pengguna disarankan menonaktifkannya.
Cara menonaktifkan fitur ini berbeda-beda tergantung merek smartwatch. Namun, sebagian besar perangkat memungkinkan pengaturan Always-On melalui aplikasi pendamping di smartphone.
2. Jangan Pakai Tampilan dengan Animasi
Beberapa watch face atau tampilan utama smartwatch dirancang lebih interaktif dengan animasi bergerak. Meski terlihat menarik, tampilan animasi membutuhkan daya lebih besar. Agar baterai lebih awet, pilihlah watch face dengan gambar statis tanpa efek animasi.
3. Sesuaikan Kecerahan
Kecerahan layar merupakan salah satu faktor yang paling memengaruhi konsumsi daya. Semakin tinggi tingkat kecerahan, semakin cepat baterai habis. Pengguna bisa menurunkan kecerahan layar atau mengaktifkan mode otomatis agar pemakaian baterai lebih efisien.
4. Nonaktifkan Notifikasi yang Tidak Dipakai
Banyak jenis smartwatch yang dapat menampilkan berbagai notifikasi dari smartphone. Namun, semakin banyak notifikasi yang masuk, semakin besar pula konsumsi daya.
Dengan begitu, agar baterai bisa lebih hemat, pengguna bisa mematikan notifikasi yang tidak penting melalui pengaturan smartwatch atau aplikasi pendamping.
Selain notifikasi dari smartphone, pengguna juga dapat menonaktifkan notifikasi internal yang sudah tidak diperlukan, seperti alarm lama atau pengingat tertentu.
5. Uninstall Aplikasi
Jika pengguna baru saja memasang aplikasi tambahan di smartwatch dan mendapati baterai lebih cepat habis, sebaiknya aplikasi tersebut dicopot. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi yang baru diinstal tersebut mengonsumsi daya dalam jumlah besar.
6. Pastikan Baterai Masih Baik
Seperti perangkat elektronik pada umumnya, baterai smartwatch juga memiliki masa pakai. Jika setelah digunakan cukup lama baterai terasa semakin cepat habis, itu menandakan baterai sudah melemah dan perlu diganti.
Segera lakukan penggantian baterai agar smartwatch kembali memiliki daya yang optimal.
Baca Juga: 7 Smartwatch untuk Lari Jarak Jauh Terbaik 2025, Fitur Olahraga Lengkap
(NSF)
