Konten dari Pengguna

Apa itu Bahasa C? Ini Penjelasannya untuk Pemula

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu bahasa C. Foto: Christopher Kuszajewski/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu bahasa C. Foto: Christopher Kuszajewski/Pixabay

Apa itu bahasa C digunakan oleh para pengembang teknologi, seperti Microsoft, Intel, dan lain sebagainya.

Bahasa C adalah sebuah bahasa pemrograman yang diorientasikan pada struktural dan prosedural. Bahasa pemrograman ini dikembangkan pada 1972 di Bell Laboratories oleh Dennis Ritchie.

Pada awalnya, bahasa C dikembangkan untuk utilitas yang bisa berjalan pada platform Unix. Kini, bahasa C dipakai pada banyak aplikasi.

Bahasa C dianggap sebagai bahasa pemrograman tingkat menengah karena punya fitur yang sederhana. Bagi kamu yang masih pemula di dunia programming maka bisa belajar bahasa C terlebih dahulu sebelum mencoba coding dengan bahasa lainnya.

Saat menggunakan kamu ingin menggunakan bahasa program C, maka itu awal mula dari belajar coding dan sejenisnya. Bagi kamu yang tertarik untuk belajar lebih dalam bahasa program C, maka bisa mengikuti pembahasan di bawah ini persamaan dan perbedaan bahasa C dengan C++.

Apa itu Bahasa C dan C++

Ilustrasi bahasa pemrograman C++. Foto: Christopher Gower/Unsplash

Sebelum memahami lebih dalam, kamu harus tahu apa itu bahasa program C++ dulu.

  • Bahasa C++ sebenarnya adalah perpanjangan dari bahasa C dengan diberi tambahan yang berorientasi pada objek dan kemampuan-kemampuan lainnya.

  • Saat ini, bahasa C++ dianggap sebagai bahasa pemrograman paling cepat dan mampu memberikan kontrol penuh dalam manajemen memori.

  • Sekarang mari kita simak mengenai perbedaan antara bahasa C dan C++ yang dikutip dari laman Geek For Geeks:

  • Bahasa C tidak mendukung polimorfisme dan enkapsulasi, sementara bahasa C++ mendukung dua hal tersebut.

  • Ada 32 keyword pada bahasa C dan 63 keyword pada bahasa C++.

  • Dalam hal pengembangan kode, C mendukung pemrograman yang prosedural, sementara itu C++ lebih dikenal sebagai bahasa hybrid karena bisa mendukung pemrograman yang berorientasi objek maupun prosedural.

  • Data pada bahasa C dipisahkan karena ini merupakan bahasa prosedural, namun pada bahasa C++ data akan dienkapsulasi bersama dalam bentuk objek.

  • Bahasa C tidak mendukung penyembunyian informasi, sementara bahasa C++ mendukung hal tersebut.

  • Bahasa C digerakkan oleh fungsi karena merupakan bahasa perosedural dan bahasa C++ digerakkan oleh objek karena memang berorientasi pada objek.

  • Bahasa C tidak mendukung fungsi serta kelebihan dari operator sementara bahasa C++ mendukung hal tersebut.

  • Dalam bahasa C++ ada fitur namspace, namun di bahasa C tidak ada.

  • File header yang dipakai bahasa C adalah stdio.h dan di bahasa C++ memakai iostream.h.

  • Bahasa C tidak mendukung variabel referensi namun kamu bisa menemukan variabel referensi di bahasa C++.

  • Bahasa C berfokus pada metode atau proses, dan bahasa C++ berfokus pada data.

Perbedaan Bahasa C dan C++

Ilustrasi bahasa pemrograman C++. Foto: Microsoft

Ketika membuat program dengan menggunakan struktur program C, kamu harus mengenal beberapa komponennya terlebih dahulu.

Mengutip dari Modul Pengenalan Bahasa C++, Algoritma Pemrograman, Integrated Development Equipment (IDE) Visual C++ dan, Dasar-dasar Bahasa C++, berikut adalah komponen bahasa pemrograman C++:

1. File Header

File Header menunjukkan suatu deklarasi dari banyak fungsi yang dibutuhkan pada program yang sedang dibuat, baik itu sebagai standar input atau output.

File Header ini sangat penting agar pemrograman C++ dapat digunakan secara baik dan benar.

Contoh dari File Header adalah iostream, stdio.h, windows.h, dan math.h

2. Fungsi Utama

Setiap program yang ditulis dengan bahasa pemrograman C++ harus mendeklarasikan fungsi utama, seperti main(), system(), dan sqrt().

Fungsi utama tersebut dipanggil pertama kali ketika program dieksekusi.

3. Identifier/Pengenal

Identifier ini berfungsi dalam pengenalan variable, konstanta, fungsi, dan tipe data. Penulisan identifier pada bahasa pemrograman C++ memiliki aturannya sendiri, yaitu:

  • Tidak boleh ada spasi

  • Tidak boleh memulai dengan karakter yang bukan huruf

  • Tidak boleh menggunakan karakter-karakter ~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' < > ? , . / |

  • Tidak boleh menggunakan reserved words pemrograman C++ atau pemrograman C

Reserved word di sini maksudnya adalah kumpulan dari kata yang telah memiliki definisi tersendiri pada bahasa pemrograman C++ atau bahasa C.

4. Tipe Data

Tipe data merupakan jenis nilai yang bisa ditampung oleh suatu variabel. Contoh tipe data bahasa pemrograman C++ adalah float, char, dan int.

5. Deklarasi Variabel

Deklarasi variabel bertujuan untuk memperkenalkan variabel pada program yang dibuat, lalu menentukan tipe datanya.

Variabel adalah suatu wadah konstanta-konsta yang nilai atau datanya berubah-ubah selama program berlangsung.

Contoh penulisan varibel pada bahasa pemrograman C plus plus adalah int jumlah; float harga_satuan, variabel1; char saya, kamu.

6. Assigment

Assigment ditujukan untuk memberikan nilai pada variabel yang sudah dideklarasikan.

7. Konstanta

Konstanta merupakan identifier suatu nilai yang tidak bisa diubah selama program dijalankan.

Contoh penulisan konstanta pada bahasa pemrograman C plus plus, yakni const tipe_data nama_konstanta = value; const int mhs = 20.

8. Komentar

Komponen bahasa pemrograman C++ yang terakhir adalah komentar. Komentar berfungsi untuk memberikan penjelasan mengenai program tersebut. Komentar tidak akan ditampilkan saat program dijalankan.

Demikian apa itu bahasa C dan apa saja perbedaannya dengan bahasa C++.

(DEEM)