Konten dari Pengguna

Apa itu Bootstrap? Ini Pengertian dan Kelebihannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu Bootstrap. Foto: Pixabay/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Apa itu Bootstrap. Foto: Pixabay/Pexels

Apa itu bootstrap? Dikutip dari laman School of Computer Science Binus University, bootstrap adalah salah satu jenis framework untuk CSS (Cascading Style Sheet) yang digunakan untuk perancangan website. Pengunaan bootstrap sangat membantu progammer dalam membangun tampilan sebuah website.

Hal tersebut tertulis dalam buku Bootstrap: Responsive Web Development karya Jake Spurlock. Menurut Jake, keunggulan dari penggunaan bootstrap adalah dapat menyesuaikan kebutuhan website, di mana kamu bisa memilih fitur CSS dan JavaScript sesuai keinginan.

Sebagai contoh, CSS pada Bootstrap juga menyediakan fitur form, tombol, navigasi dan komponen-komponen lainnya. Lalu, JavaScript yang membantu pembuatan antarmuka lebih mudah dan stabil.

Bootstrap juga menyediakan banyak class CSS dan plugin yang siap dipakai untuk membuat tampilan website. Maka dari itu, bootstrap menjadi salah satu front-end framework yang paling banyak digunakan.

Namun, penggunaan bootstrap masih harus digabungkan dengan penggunaan stylesheet. Hal itu dikarenakan beberapa class di dalamnya masih belum bisa memenuhi kebutuhan para programmer. Lalu, hal itu juga membuat setiap website tidak memiliki kesamaan dengan situs lainnya.

Setelah mengetahui apa itu bootstrap program, berikut ini adalah kelebihan dan fungsi yang dimilikinya.

Apa itu Bootstrap dan Fungsinya

Seperti yang sudah kita bahas, jika bootstrap sangat populer di kalangan programmer. Banyak pengembang website yang menggunakan alat ini.

Selain itu, ada berbagai keuntungan yang dimiliki bootstrap. Dikutip dari Career Foundry, keuntungan CSS bootstrap adalah:

1. Grid

Jika kita menggunakan bootstrap, maka tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk membuat grid. Sebab, bootstrap memberikan sistem grid yang bisa langsung diisi dengan konten.

2. Gambar

Kamu bisa mengubah gambar secara otomatis berdasarkan ukuran layar dengan kode dari Bootstrap. Kamu hanya cukup menambahkan .img-responsive (misalnya: img-circle, img-rounded) ke gambar dan bootstrap akan mengubah ukuran gambar sesuai keinginanmu.

3. Komponen

Beberapa komponen di dalam bootstrap cukup banyak dan tentunya dapat memudahkan para pengembang untuk membangun situs web mereka.

Beberapa komponen yang ada di bootstrap adalah navigation bars, dropdowns, progress bars, dan thumbnails.

4. JavaScript

Bootstrap memberikan penawaran yang lebih mudah. Pengembang bisa menggunakan popups, transitions, image carousels, dan scrollspy. Semua plugin ini bisa membuat tampilan website menjadi lebih menarik.

5. Komunitas

Bootstrap memiliki komunitas yang cukup besar. Hal itu dapat membuat pengembang pemula lebih mudah untuk belajar. Bahkan, bootstrap memiliki akun Twitter dan Blog yang aktif.

6. Template Eksternal

Seiring dengan popularitasnya, orang-orang mulai membuat template berdasarkan bootstrap untuk mempercepat proses pengembangan website yang lebih jauh. Ada banyak situs yang menyediakan template khusus untuk bootstrap.

Demikian pembahasan yang bisa menambah pengetahuan kamu apa itu bootstrap dan bisa kamu pelajari.

(DEEM)