Konten dari Pengguna

Apa Itu ChatGPT Atlas? Ini Fitur-Fiturnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fitur ChatGPT Atlas. Foto: Open AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fitur ChatGPT Atlas. Foto: Open AI

ChatGPT Atlas resmi diluncurkan oleh OpenAI pada 21 Oktober 2025. Peluncuran awal ini diperuntukan bagi pengguna macOS. Sementara versi Windows, iOS, dan Android dikonfirmasi akan segera menyusul.

Apa itu ChatGPT Atlas? Secara garis besar, ChatGPT Atlas adalah browser berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi langsung dengan ChatGPT.

Selain untuk menjelajahi web, browser ini juga dirancang untuk membantu berbagai tugas langsung di dalamnya dengan dukungan ChatGPT. Di dalam artikel ini, How to Tekno akan memaparkan fitur-fitur yang tersedia di ChatGPT Atlas.

Apa Itu ChatGPT Atlas?

Ilustrasi fitur ChatGPT Atlas. Foto: Open AI

Salah satu hal paling revolusioner dari ChatGPT Atlas adalah integrasi penuh ChatGPT ke dalam browser. Jika sebelumnya pengguna harus membuka tab baru di Chrome atau Safari untuk mengakses ChatGPT melalui laman chat.openai.com, kini ChatGPT bisa digunakan langsung di dalam setiap halaman web yang sedang dibuka.

Pengguna hanya perlu menekan ikon “Ask ChatGPT” di sudut kanan layar. Nantinya, panel ChatGPT akan muncul di sisi kanan browser, memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara real-time.

1. Lebih Personal

Sistem AI ini mampu merangkum artikel panjang secara otomatis, membandingkan harga produk di beberapa situs, menemukan tiket hotel termurah tanpa membuka tab baru, atau bahkan menjawab pertanyaan terkait konten yang sedang dibaca.

ChatGPT bekerja dengan memahami konteks halaman yang dibuka. Bahkan, menganalisis konten dari tab lain yang sedang aktif. Hasilnya, jawaban yang diberikan akan jauh lebih relevan, personal, dan efisien.

2. Fitur Memori

Seperti versi chatbot ChatGPT, ChatGPT Atlas dilengkapi dengan fitur memori. Browser ini dapat mengingat aktivitas dan preferensi pengguna selama berselancar di internet.

Misalnya, Atlas akan mengingat halaman yang pernah dikunjungi, daftar produk yang dibandingkan, atau catatan yang pernah dibuat. Jadi, ketika pengguna menanyakan hal yang sama di lain waktu, ChatGPT bisa langsung memberikan hasil tanpa perlu membuka riwayat web secara manual. Fitur memori ini memberikan pengalaman yang lebih personal bagi pengguna.

Baca juga: Apa Itu ChatGPT? Ini Ulasan Lengkapnya

3. Agent Mode

Ilustrasi fitur ChatGPT Atlas. Foto: Open AI

Salah satu fitur paling menarik dari ChatGPT Atlas adalah Agent Mode. Mode ini memungkinkan ChatGPT untuk melakukan tugas secara otomatis di dalam browser, seolah-olah sedang dikendalikan oleh manusia.

Sebagai contoh, pengguna bisa memberi perintah seperti “Buatkan rencana pergi ke luar negeri lengkap dengan bujetnya.”

ChatGPT akan secara otomatis membuka tab baru, membaca konten dari situs yang relevan, mengumpulkan data, lalu menyusun hasilnya dalam format yang bisa disesuaikan. Baik berupa teks, tabel, atau bahkan file PowerPoint.

Meskipun terlihat sangat mandiri, OpenAI tetap memberikan batasan keamanan ketat pada Agent Mode. Mode ini tidak dapat mengakses folder pribadi, mengunduh file, atau menginstal program di perangkat pengguna, demi menjaga privasi dan keamanan data.

(SLT)