Apa itu Layar AMOLED? Ini Penjelasan Lengkapnya

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah AMOLED sering muncul dalam spesifikasi smartphone, tablet, hingga laptop kelas atas. Layar AMOLED adalah teknologi display yang memanfaatkan senyawa organik untuk memancarkan cahaya sendiri, berbeda dengan panel LCD yang masih bergantung pada lampu latar (backlight).
Teknologi ini banyak digunakan pada perangkat premium karena menghasilkan warna hitam pekat dan kontras tinggi. Simak penjelasan lengkap mengenai cara kerja, kelebihan, dan kekurangan layar AMOLED berikut ini!
Pengertian Layar AMOLED
AMOLED merupakan singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Dikutip dari laman Lenovo, setiap piksel pada layar AMOLED terdiri dari tiga subpiksel, yakni merah, hijau, dan biru, yang memancarkan cahaya secara independen satu sama lain.
Saat menampilkan warna hitam, ketiga subpiksel akan mati sepenuhnya sehingga menghasilkan warna hitam pekat. Sementara itu, warna putih dihasilkan ketika seluruh subpiksel menyala maksimal, sedangkan warna lainnya terbentuk dari kombinasi intensitas masing-masing subpiksel.
Kelebihan Layar AMOLED
Bersumber dari laman HP, berikut sejumlah kelebihan layar AMOLED dibandingkan jenis layar lain:
Menghasilkan kontras tinggi dan warna hitam yang pekat karena piksel dapat dimatikan sepenuhnya.
Menampilkan warna yang lebih hidup dengan cakupan warna luas.
Memiliki refresh rate dan response time yang cepat sehingga gerakan gambar terlihat lebih halus.
Mempertahankan akurasi warna walaupun dilihat dari sudut ekstrem.
Desain layar yang lebih tipis, bahkan fleksibel hingga dapat dilipat.
Lebih hemat daya saat menampilkan konten dengan dominasi warna gelap.
Kekurangan Layar AMOLED
Layar AMOLED juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut sejumlah kekurangan layar AMOLED yang perlu diketahui:
Rentan mengalami burn-in, yaitu munculnya bekas permanen apabila gambar statis ditampilkan terlalu lama.
Warna layar dapat berubah seiring waktu karena material organik pada panel mengalami penurunan kualitas.
Tampilan kurang optimal saat digunakan di bawah sinar matahari langsung dibandingkan layar LCD.
Konsumsi daya bisa lebih tinggi saat menampilkan konten dengan dominasi warna terang atau putih.
Perbedaan AMOLED dan LCD
Dikutip dari laman Honor, LCD menggunakan kristal cair yang disinari lampu latar untuk menghasilkan gambar. Karena lampu latar selalu menyala, warna hitam pada LCD cenderung tampak abu-abu gelap. Berbeda dengan AMOLED yang menampilkan warna hitam pekat karena setiap piksel bisa dimatikan secara terpisah.
Sementara itu, dari segi keunggulan, LCD umumnya lebih terjangkau, tahan lama karena tidak rentan burn-in, serta nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Sementara itu, AMOLED lebih unggul untuk menonton video dan bermain game berkat warna lebih hidup, kontras tinggi, serta desain perangkat yang tipis.
(FHK)
Baca juga: Apa Bedanya iPhone Inter dan iBox? Simak Perbedaan Lengkapnya
