Konten dari Pengguna

Apa Itu Teknologi Bypass Charging? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi HP. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi HP. Foto: Unsplash

Di era digital saat ini, HP dan laptop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Perangkat tersebut biasanya digunakan untuk berbagai keperluan, seperti belajar, bekerja, atau sekadar mencari hiburan, sehingga intensitas pemakaiannya cukup tinggi.

Seiring tingginya aktivitas pada perangkat, berbagai teknologi pengisian daya pun terus berkembang, salah satunya Bypass Charging. Lantas, apa itu Bypass Charging dan bagaimana cara kerjanya? Agar lebih jelas, simak pengertian dan penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Bypass Charging

Ilustrasi apa itu teknologi bypass charging. Foto: Unsplash

Disadur dari laman Techbone, Bypass Charging merupakan teknologi yang mengalirkan daya dari charger langsung ke komponen perangkat tanpa melalui baterai. Berbeda dari pengisian biasa, baterai tidak perlu mengisi dan mengeluarkan daya secara bersamaan saat perangkat digunakan.

Alhasil, suhu perangkat dapat lebih rendah dan beban baterai berkurang. Di balik manfaat tersebut, Bypass Charging juga memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Berikut ini rinciannya:

Kelebihan Bypass Charging

  • Mengurangi beban baterai saat perangkat digunakan sambil terhubung ke charger.

  • Mengurangi panas yang dihasilkan selama perangkat digunakan sambil mengisi daya sehingga risiko overheat lebih rendah.

  • Membantu mencegah penurunan performa perangkat akibat suhu tinggi atau thermal throttling.

  • Membantu memperpanjang masa pakai baterai dengan mengurangi beban selama penggunaan.

  • Membuat perangkat tetap responsif saat digunakan, termasuk ketika bermain game.

Kekurangan Bypass Charging

  • Tidak semua perangkat dilengkapi dengan fitur Bypass Charging.

  • Pada beberapa perangkat, fitur ini hanya dapat digunakan saat bermain game atau menjalankan aplikasi tertentu.

  • Pola pengisian daya dapat berubah ketika Bypass Charging diaktifkan.

  • Baterai dapat bertahan pada tingkat daya tertentu dan tidak selalu terisi hingga penuh.

Cara Kerja Teknologi Bypass Charging

Ilustrasi cara kerja bypass charging. Foto: Unsplash

Menyadur laman Mobolist, Bypass Charging bekerja melalui sistem manajemen daya yang terintegrasi dengan Battery Management System (BMS). Pada pengisian daya biasa, listrik dari charger akan mengisi baterai terlebih dahulu sebelum digunakan untuk menjalankan komponen perangkat.

Saat perangkat digunakan sambil mengisi daya, baterai juga harus memasok energi ke komponen seperti prosesor dan layar. Dengan teknologi Bypass Charging, aliran listrik dari charger dialihkan langsung ke komponen perangkat tanpa melalui baterai.

Dalam kondisi ini, baterai dapat berhenti mengisi daya atau dipertahankan pada persentase tertentu. Bypass Charging dapat dimanfaatkan pada kondisi tertentu, terutama saat perangkat perlu digunakan dalam waktu lama sambil tetap terhubung ke sumber daya.

Beberapa kondisi yang cocok untuk menggunakan fitur ini antara lain sebagai berikut.

1. Sesi Bermain Game Panjang dan Berat

Cocok digunakan saat bermain game dalam waktu lama ketika perangkat terus terhubung ke charger.

2. Penggunaan Navigasi saat Bepergian

Dapat dimanfaatkan saat navigasi digunakan dalam waktu lama dengan perangkat yang terus terhubung ke sumber daya.

3. Penggunaan pada Docking

Berguna saat perangkat ditempatkan pada docking dan terhubung ke sumber daya dalam waktu lama.

Baca juga: 7 Power Bank Fast Charging Terbaik 2026 untuk HP hingga Laptop

(RK)