Apa Perbedaan Utama antara Mesin Cerdas dan Mesin Non-Cerdas? Ini Penjelasannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin populer di tengah era digital yang terus berkembang saat ini. Teknologi AI memungkinkan mesin untuk melakukan berbagai tugas kompleks yang biasanya hanya bisa dilakukan oleh manusia.
Namun, perlu diketahui, bahwa tidak semua perangkat yang kita gunakan sehari-hari termasuk dalam kategori mesin cerdas atau AI. Masih banyak mesin konvensional atau mesin non-cerdas yang berperan penting dalam kehidupan manusia.
Lalu, apa perbedaan utama antara mesin cerdas dan mesin non-cerdas? Artikel ini akan membahas pengertian masing-masing jenis mesin serta perbandingan keduanya secara menyeluruh.
Apa Itu Mesin Cerdas?
Mengutip dari buku Artificial Intelligence dalam Pelayanan Kesehatan, Ferry Fadzlul Rahman (2023:4), Artificial Intelligence (AI) adalah disiplin ilmu komputer yang memiliki peran penting dalam mengatasi berbagai masalah yang melibatkan kemampuan kognitif manusia.
AI atau mesin cerdas dilengkapi dengan kemampuan menyerupai kecerdasan manusia. Teknologi ini memungkinkan mesin untuk menganalisis data, mengenali pola, mengambil keputusan, bahkan belajar dari pengalaman. Ada berbagai jenis AI, seperti machine learning, natural language processing, hingga computer vision.
Contoh penggunaan mesin cerdas dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
Google Assistant dan Alexa sebagai asisten virtual.
Google Maps untuk navigasi cerdas berdasarkan data lalu lintas.
Social media feeds yang diatur berdasarkan preferensi pengguna.
Face recognition untuk keamanan perangkat.
Smart Compose dan Grammar Check dalam email.
Apa Itu Mesin Non-Cerdas?
Sebaliknya, mesin non-cerdas atau mesin konvensional adalah perangkat yang hanya menjalankan perintah berdasarkan program tetap. Mesin jenis ini tidak memiliki kemampuan untuk belajar, beradaptasi, atau membuat keputusan sendiri.
Fungsi meisn non-cerdas terbatas pada instruksi awal yang diberikan oleh manusia. Beberapa contoh mesin non-cerdas meliputi:
Mesin cuci biasa yang bekerja berdasarkan mode pencucian yang dipilih.
Printer yang mencetak sesuai dengan data yang dikirim.
Lampu lalu lintas manual yang bekerja berdasarkan waktu tanpa membaca kondisi jalan.
Kalkulator manual yang hanya menghitung berdasarkan tombol yang ditekan.
Baca juga: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contoh Artificial Intelligence
Apa Perbedaan Utama antara Mesin Cerdas dan Mesin Non-Cerdas?
Cara kerja mesin cerdas dan mesin non-cerdas sangat berbeda. Berikut adalah perbandingan utama antara mesin cerdas dan mesin non-cerdas yang perlu diketahui:
1. Mesin Cerdas
Bisa berpikir, menganalisis, dan beradaptasi dalam berbagai situasi.
Memiliki kemampuan belajar melalui data dan pengalaman (machine learning).
Fleksibel dan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi atau input baru.
Mampu mengenali pola baru dan memberikan solusi berbeda.
Dapat mengambil keputusan secara mandiri dalam batas tertentu.
2. Mesin Non Cerdas
Hanya menjalankan instruksi sesuai program tetap.
Tidak bisa belajar dan selalu mengulang perintah yang sama.
Tidak bisa berubah atau menyesuaikan diri dari program awalnya.
Hanya mampu bertindak berdasarkan situasi yang sudah dikenali sebelumnya.
Sepenuhnya bergantung pada kontrol manusia.
(SLT)
