Konten dari Pengguna

Apakah Greater Jakarta Berbahaya? Ini Faktanya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nomor telepon tidak dikenal. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nomor telepon tidak dikenal. Foto: Unsplash

Panggilan berulang dari nomor tak dikenal yang menampilkan label Greater Jakarta kerap membuat masyarakat terganggu. Label ini muncul karena berkaitan dengan kode area nomor telepon, seperti +6221 atau 021, yang terdaftar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Panggilan tersebut menimbulkan kekhawatiran karena kerap dikaitkan dengan penipuan, telemarketing, hingga berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan sambungan telepon. Lantas, apakah Greater Jakarta berbahaya? Simak penjelasannya berikut.

Apakah Greater Jakarta Berbahaya?

Ilustrasi apakah Greater Jakarta berbahaya? Foto: Unsplash

Menurut buku Kiat-kiat Membangun Kota Jakarta 1992–1997 karya Surjadi Soedirdja, Greater Jakarta merujuk pada kawasan yang kini dikenal sebagai Jabodetabek, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Dalam konteks panggilan telepon, label Greater Jakarta berkaitan dengan kode area nomor yang digunakan.

Nomor yang menampilkan label ini umumnya menggunakan kode 021 atau format internasionalnya, +6221. Kode tersebut digunakan pada sambungan telepon tetap di wilayah tertentu dan tidak selalu menunjukkan lokasi penelepon yang menggunakan nomor seluler. Adapun wilayah yang menggunakan kode area 021 meliputi:

  • DKI Jakarta: Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

  • Banten: Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

  • Jawa Barat: Bekasi, Depok, dan sebagian wilayah Kabupaten Bogor.

Meski berkaitan dengan wilayah Jakarta dan sekitarnya, panggilan berlabel Greater Jakarta tidak otomatis berbahaya.

Penelepon bisa saja berasal dari perusahaan yang menghubungi pelamar kerja atau menawarkan produk. Namun, ada pula panggilan yang menawarkan investasi dan pinjaman online dengan tujuan melakukan penipuan.

Untuk menghindari risiko tersebut, periksa identitas dan tujuan penelepon sebelum memberikan informasi apa pun. Jika pembicaraan mulai mencurigakan, segera akhiri panggilan.

Perlu diingat, jangan membagikan data pribadi, kode OTP, atau informasi perbankan, serta hindari mengirim uang atas permintaan penelepon.

Cara Mencegah Ditelepon Nomor Tidak Dikenal

Ilustrasi cara mencegah ditelepon nomor tidak dikenal. Foto: Unsplash

Panggilan dari nomor tak dikenal, termasuk yang berasal dari Greater Jakarta, bisa diblokir menggunakan fitur bawaan HP. Disadur dari laman resmi XL, berikut cara melakukannya di Android dan iPhone.

1. Lewat Android

Pengguna Android dapat mengaktifkan fitur identifikasi penelepon dan perlindungan spam untuk menyaring panggilan yang dicurigai mengganggu. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Telepon (Phone).

  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, lalu pilih Setelan (Settings).

  • Cari opsi ID penelepon dan perlindungan spam atau Filter panggilan spam, kemudian aktifkan fitur tersebut. Nama menu dapat berbeda sesuai merek dan model HP.

Untuk membatasi panggilan dari nomor asing, buka menu daftar blokir (Blocklist) pada pengaturan telepon. Aktifkan opsi Block calls from strangers jika tersedia.

2. Lewat iPhone

Pengguna iPhone bisa memanfaatkan fitur Silence Unknown Callers untuk membisukan panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka menu Pengaturan (Settings), lalu pilih Telepon (Phone).

  • Ketuk Heningkan Penelepon Tak Dikenal (Silence Unknown Callers).

  • Aktifkan tombol fitur tersebut.

  • Setelah aktif, panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak akan dibisukan dan dialihkan ke pesan suara. Panggilan tersebut tetap tercatat dalam riwayat panggilan.

3. Lewat Aplikasi Pihak Ketiga

Aplikasi pihak ketiga dapat digunakan untuk memblokir nomor spam. Aplikasi ini memanfaatkan database nomor dari laporan pengguna untuk mendeteksi panggilan yang diduga berasal dari penipu atau telemarketing. Namun, memblokir semua nomor tidak dikenal berisiko membuat pengguna melewatkan panggilan penting.

Baca juga: Greater Jakarta Itu Apa? Ternyata Ini Artinya

(RK)