Konten dari Pengguna

Apakah MacBook M1 Masih Worth It di Tahun 2026? Begini Alasannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi MacBook M1. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MacBook M1. Foto: Unsplash

MacBook Air adalah lini laptop premium dari Apple yang dikenal dengan desain ramping, layar berkualitas, dan sistem operasi macOS. Di antara berbagai seri MacBook Air yang menggunakan chip Apple Silicon (M-series), MacBook M1 menjadi yang paling menarik.

Meski sudah beberapa tahun dirilis, MacBook M1 tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pelajar maupun profesional. Lantas, apakah MacBook M1 masih worth it di tahun 2026? Bagi yang tertarik untuk memilikinya, simak beberapa alasannya di bawah ini.

Apakah MacBook M1 Masih Worth It di Tahun 2026?

Ilustrasi apakah MacBook M1 masih worth it di tahun 2026? Foto: Unsplash

Mengutip dari laman The Apple Wiki, MacBook M1 pertama kali diluncurkan pada 17 November 2020. Meski sudah beberapa tahun berlalu, laptop ini tetap menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang membutuhkan performa tinggi dan daya tahan baterai yang lama.

Berikut beberapa alasan mengapa MacBook M1 masih worth it digunakan di tahun 2026.

1. Performa Masih Tangguh untuk Aktivitas Sehari-hari

Meskipun berusia sekitar lima tahun, chip Apple M1 masih mampu menjalankan berbagai tugas harian dengan lancar, seperti browsing, menonton video, mengerjakan dokumen, atau mengedit video pendek. Untuk pekerjaan desain grafis dan rendering 3D, performanya juga masih memadai.

Berdasarkan hasil benchmark, MacBook Air M1 mencatat skor yang mengesankan, dengan performa multi-core mencapai 8.350 dan GPU Metal sebesar 33.014. Angka ini menunjukkan bahwa perangkat ini masih sangat mumpuni untuk pekerjaan jarak jauh maupun produktivitas sehari-hari.

2. Baterai Tahan Lama

MacBook Air M1 mampu bertahan hingga lebih dari 15 jam dengan sekali pengisian daya, terutama untuk aktivitas ringan seperti browsing atau mengetik dokumen. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal bagi pengguna yang sering bekerja di luar rumah atau di coworking space.

3. Desain Tipis dan Tetap Modern

Meski bukan model baru, MacBook Air M1 masih terlihat elegan dengan bodi ramping setebal 1,6 cm dan berat hanya 1,29 kg, sehingga mudah dibawa kemana saja. Desain unibody aluminium menjaga kesan premium, membuatnya tetap relevan hingga kini.

4. Penyimpanan dan Kamera Berkualitas

Alasan berikutnya mengapa MacBook M1 masih worth it di 2026 karena laptop ini dilengkapi dengan RAM terintegrasi 8GB, yang dapat dikonfigurasi hingga 16 GB. Penyimpanan SSD tersedia mulai 256GB hingga 2TB, memberikan kecepatan baca/tulis tinggi.

Tak hanya itu, MacBook Air M1 juga memiliki kamera FaceTime HD 720p, audio stereo dengan dukungan Dolby Atmos, serta tiga mikrofon untuk kualitas suara jernih saat melakukan panggilan atau meeting online.

5. Harga Semakin Terjangkau

Salah satu alasan utama MacBook Air M1 masih diminati adalah harganya yang semakin bersahabat. Dengan hadirnya seri terbaru seperti M2, M3, dan M4, harga M1 mengalami penurunan signifikan. Saat ini, MacBook Air M1 bisa didapatkan mulai dari Rp11.499.000, atau lebih murah jika membeli versi second.

6. Masih Mendapatkan Pembaruan macOS

Apple dikenal konsisten dalam memberikan pembaruan software. Meskipun generasi chip baru sudah hadir, MacBook Air M1 masih akan menerima pembaruan macOS selama beberapa tahun ke depan, sehingga pengguna tidak perlu khawatir ketinggalan fitur baru atau patch keamanan.

Baca juga: 8 Laptop untuk Data Science 2025 dengan Spesifikasi Andal

(RK)