Apakah Token Listrik Bisa Kadaluarsa? Begini Penjelasannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemajuan teknologi turut membuat penggunaan listrik menjadi lebih praktis. Salah satunya melalui sistem listrik prabayar atau token, yang memungkinkan pengguna membeli sejumlah energi listrik sebelum digunakan layaknya mengisi pulsa pada HP atau telepon seluler.
Layanan ini memakai meteran listrik prabayar yang memungkinkan pengguna memasukkan kode token setelah melakukan pembelian. Kode tersebut terdiri dari 20 digit angka yang perlu dimasukkan ke meteran agar saldo listrik bertambah sesuai nominal pembelian.
Namun, ada kalanya pengguna belum sempat memasukkan kode tersebut karena lupa atau sedang bepergian ke luar kota. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah token listrik bisa kadaluarsa? Untuk tahu jawabannya, simak penjelasannya berikut ini.
Apakah Token Listrik Bisa Kadaluarsa?
Merujuk informasi dari Instagram @pln_sulselrabar, token listrik yang telah dibeli pada dasarnya tidak memiliki masa kadaluarsa dan tidak akan hangus. Artinya, kode token masih dapat digunakan meski tidak langsung dimasukkan ke kWh meter setelah pembelian.
Meski demikian, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan agar token tetap dapat digunakan, yaitu:
Token dapat dianggap usang apabila sudah dibeli tetapi belum dimasukkan hingga terjadi 50 kali pengisian pada kWh meter.
Token tetap dapat digunakan selama nomor meter yang tercantum sesuai dan kode tersebut belum pernah dimasukkan sebelumnya.
Untuk menghindari kendala tersebut, PLN mengimbau pelanggan segera memasukkan kode token ke meteran setelah melakukan pembelian. Dengan begitu, proses pengisian saldo listrik dapat dilakukan tanpa hambatan.
Keuntungan Menggunakan Token Listrik
Selain memberikan kemudahan dalam mengatur pemakaian listrik, sistem prabayar juga menawarkan beberapa keuntungan bagi pelanggan. Pengguna dapat menentukan jumlah listrik yang ingin dibeli sekaligus mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan.
Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan token listrik yang perlu diketahui:
1. Lebih Mudah Mengontrol Penggunaan Listrik
Pengguna dapat menentukan jumlah token yang dibeli berdasarkan kebutuhan dan anggaran. Cara ini memudahkan pelanggan untuk memantau pemakaian sekaligus mengendalikan pengeluaran listrik setiap bulan.
2. Tidak Perlu Membayar Tagihan Bulanan
Listrik prabayar tidak menggunakan sistem tagihan di akhir bulan karena pembayaran dilakukan sebelum listrik digunakan.
Pengguna pun dapat menyesuaikan pembelian token dengan kondisi keuangan tanpa khawatir mendapatkan tagihan yang lebih besar dari perkiraan.
3. Token Mudah Dibeli
Token listrik tersedia melalui berbagai saluran, seperti minimarket, ATM, mobile banking, dan aplikasi digital. Pilihan tersebut membuat pengguna dapat melakukan pembelian dengan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor layanan PLN.
4. Tidak Ada Denda Keterlambatan
Sistem prabayar membuat pengguna tidak dikenakan denda karena terlambat membayar tagihan bulanan. Listrik akan tetap tersedia selama saldo pada meteran masih mencukupi.
Baca juga: Cara Cek Token Listrik PLN Juli 2026 yang Mudah dan Tarifnya
(RK)
